Pabrik dan Distributor Plastik UV (Ultra Violet)

Kamis, 15 September 2016

Menyediakan Plastik Ultraviolet Import & Lokal Kualitas Terbaik

Dengan berkembangnya IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) yang merambah hingga pada metode berkebun ,maka kini munculah kata greenhouse yang mungkin terdengar sedikit asing ditelinga para petani tradisional. Greenhouse merupakan rumah yang dikondisikan sedemikian rupa untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman. Dengan memperhatikan suhu,kelembapan dan memperhatikan faktor yang dapat merusak tanaman seperti hama,parasit,virus dan bakteri juga faktor alam seperti cuaca extrim,angin dll.

Maka dalam pembuatan greenhouse ini membutuhkan material yang berkualitas tinggi ,adapun salah satunya yaitu plastik ultraviolet yang digunakan untuk atap greenhouse.

LIM CORPORATION menyediakan plastik ultraviolet import ataupun lokal dengan kualitas terbaik, plastik ultraviolet import merk VATAN dan plastik ultraviolet lokal merk HERCULES ,dengan spesifikasi sebagai berikut :

Plastik ultraviolet lokal merk HERCULES :
- Lebar : 3m
- Panjang : 100m
- Ketebalan : 200mc
- Netto : 56kg
- Kandungan UV Protector : 6% & 14%

Plastik ultraviolet import merk VATAN :
- Ukuran 1: 6m x 60m x 200mc netto : 73kg
- Ukuran 2: 8m x 45m x 200mc netto : 74kg
- Kandungan UV Protector : 14%
- Serta mengandung beberapa bahan pendukung yang memaksimalkan kegunaan plastik ultraviolet pada greenhouse, yang bisa anda simak infonya di Plastik Ultraviolet Merk VATAN.

Info Harga silahkan hub : 085233925564 / 081232584950 / 087702821277
Tlp/fax : 031-8830487
e-mail : limcorporation2009@gmail.com

Rabu, 14 September 2016

Jual Plastik Ultraviolet Kualitas Import lebar 3m,6m & 8m






LIM CORPORATION menyediakan plastik uv (ultraviolet) protector quality import merk Vatan.
Plastik Ultraviolet import ready stock dengan spesifikasi  :
a.     Ukuran : 6m x 60m x 200mc
Netto : 73kg/roll
b.    Ukuran : 8m x 45m x 200mc
Netto  : 74kg/roll

Plastik ini mengandung beberapa bahan yang disesuaikan untuk greenhouse , di antaranya yaitu :
  • UV (Ultraviolet ) Additive
-       Bahan tersebut dapat meningkatkan ketahanan plastik pada matahari saat digunakan untuk penutup greenhouse.
-       Banyaknya kandungan UV additive pada plastik sudah ditentukan sesuai dengan kegunaanya sebagai penutup greenhouse,sehingga plastik ini akan tahan pada berbagai cuaca dan iklim.
  • IR (Infra Red) Additive
-       Bahan tersebut digunakan untuk mengontrol temperature didalam greenhouse,sehingga suhu didalam greenhouse akan tetap normal saat siang hari / malam hari.
-       Dengan adanya IR (Infra Red) Additive suhu didalam greenhouse tidak akan mengalami penurunan/kenaikan secara tiba-tiba.IR additive dapat merubah suhu didalam greenhouse antara +1oC dan +5oC.Hal tersebut sangat bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman didalam greenhouse.
  • AB (Anti Bacerial) Additive
-       Mencegah lalat putih,kutu daun ,thrips dan parasit yang dapat merusak tanaman.
-       Mencegah penyebaran bakteri
-       Mengurangi jamur yang menyebabkan penyakit pada tanaman
  • EVA (Ethylene Vinyl Acetate) Additive
-       Bahan ini membuat plastik lebih elastis ,sehingga meningkatkan daya tahan terhadap angin.
-       Mencegah perkembangan beberapa fungis dalam gelap
-       Mendistribusikan cahaya secara merata didalam greenhouse
-       Menjaga infra red
  • LD (Light Diffuser) Additive
-       Saat matahari masuk maka bahan ini yang bertugas untuk meratakan cahaya keseluruh permukaan greenhouse
-       Mencegah kerusakan tanaman akibat cahaya yang berlebih
-       Mencegah perkembangan fungi dan bakteri di dalam greenhouse.

Dengan menggunakan plastik ultraviolet ini diharapkan greenhouse anda menjadi rumah yang nyaman untuk tanaman anda,sehingga memaksimalkan pertumbuhan serta menekan adanya gagal panen.
Untuk info harga plastik UV silahkan hubungi kami: 085233925564 / 081232584950 / 087702821277
Tlp/Fax : 031-8830487.

Selasa, 06 September 2016

Greenhouse Organik, sarana Agro Wisata Pendidikan


Greenhouse Organik, sarana Agro Wisata Pendidikan – Dimana masa depan kita? Jawabnya adalah pada dunia pendidikan kita. Tengok anak-anak kita di sekolah dan madrasah, merekalah pengisi masa depan. Lalu dimana masa depan dunia pertanian kita? Hmm... apa kita sudah punya jawabannya? Tulisan ini ingin kami kaitkan, bahwa keberadaan green house sebagai sarana pertanian organik menjadi sangat penting, tidak hanya sebagai sarana produksi makanan sehat, menyebarluaskan makanan “tanpa racun”, tetapi juga sangat bermanfaat untuk dunia pendidikan.

Amerika, Negara Termaju Bidang Pertanian
Negara mana yang menjadi eksportir hasil pertanian terbesar di dunia ini? Jawabnya pasti membuat Anda tertegun, yakni Amerika Serikat.

Amerika Serikat adalah Negara penghasil kacang kedelai, gandum, kapas, kentang dan tembakau. Amerika menggunakan perangkat teknologi terkini. Dengan lahan pertanian yang luas, didukung system pertanian maju, ekspor Amerika sangat mempengaruhi harga pangan dunia.

Dari Amerika Serikat, Indonesia mengimpor kacang kedelai, gandum, kapas, produk olahan susu, dan pakan ternak. Bahkan ketergantungan tersebut membuat kita tidak mandiri pada sektor pangan karena pengaruh inflasi. Gonjang – ganjing harga pertanian tersebut bahkan sempat ramai, baik pada persoalan kedelai atau tembakau. Pada persoalan tembakau, founding keuangan Amerika disinyalir dalang “serangan” berbagai pabrik rokok dalam negeri. Satu sisi terkait dengan persoalan kesehatan, di sisi lain ternyata Amerika menyimpan motif ekonomi penting: meloloskan komditas tembakau semakin banyak ke Indonesia.

Selain komoditas di atas, Amerika mempunyai lahan pertanian yang lengkap dan berkualitas sangat baik. Mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan, ayam potong, daging sapi, susu, hingga ke tembakau dan biji-bijian.

Indonesia Berbeda Cara, Tapi Bisa
Berbeda dengan Amerika, dimana sektor pertanian dikelola dengan basis industry modern, didukung peralatan canggih dan lahan dengan infrastruktur yang nyaris sempurna. Akan tetapi kiblat pertanian dunia buka semata pada persoalan kuantitas, tetapi juga kualitas. Khususnya terkait dengan penggunaan obat-obat dan pupuk kimia.

Ini adalah kelemahan barat selama ini. Penggunaan produk-produk kimia membuat berbagai persoalan penyakit menjangkiti orang-orang barat. Sementara kekuatan baru dari Asia adalah kembalinya cara-cara lama bertani dengan kombinasi pengetahuan modern, hingga menghasilkan berbagai pertanian organik.

Cara ini kemudian justru diadopsi oleh Negara-negara barat, bahkan kita sendiri nyaris tertinggal. Untuk itu sudah saatnya pengenalan pertanian organik ini banyak didengungkan oleh para pemerhati lingkungan dan pertanian dalam negeri.

Anak-Anak Butuh Pengetahun
Salah satu model terbaik merancang system pertanian masa depan adalah dengan mengenalkannya pada anak-anak kita. Pada moment ini keberadaan greenhouse menjadi penting dikenalkan, menjadi rumah belajar bertani bagi anak-anak kita.

Greenhouse dalam skala kecil mulai dibudidayakan di lingkungan sekolah-sekolah. Greenhouse tersebut dibangun dan dikelola bersama oleh para siswa. Pada kesempatan khusus mereka dikenalkan pertanian organik model greenhouse dalam skala yang lebih besar melalui kunjungan wisata setiap tahun.

Sambil bertaman, mereka dikenalkan tentang manfaat polybag, manfaat plastik UV greenhouse, media tanam organik dan juga berbagai cara alami melakukan pemupukan sekaligus menagkis berbagai serangan hama dan serangga. Diharapkan dari pola pikir anak-anak akan lahir pakar pertanian modern organik yang dapat mengantarkan bangsa ini pada kejayaan bidang pertanian.

Bagi Anda pemilik greenhouse pertanian organik, kesadaran Anda dapat juga ditularkan kepada anak-anak kita. Caranya tentu dengan melakukan promosi paket wisata pendidikan pada greenhouse organik yang Anda kelola. Peran aktif seperti ini sangat membantu proses kemajuan pertanian dan kemandirian pangan kita.

Sabtu, 20 Agustus 2016

Panduan Dasar Lengkap Budidaya Tanaman Hidroponik (dengan Plastik UV)


Panduan Dasar Lengkap Budidaya Tanaman Hidroponik (dengan Plastik UV)
Model tanaman hidroponik semakin diminati masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan. Berikut kami ulas lengkap, sederhana, detail dan pokok dari pembahasan Tanaman Hidroponik. Panduan Dasar Lengkap Budidaya Tanaman Hidroponik dengan penggunaan Plastik UV.
Secara umum, pola tanam media hidroponik adalah penyempurnaan dari cara budidaya tanman hias dalam greenhouse.

Pengertian
Hidroponik adalah salah satu metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media pertumbuhan. Tanaman hidroponik dalam rangka memaksimalkan manfaat cara budidaya tanman hias dalam greenhouse. Cara ini terbukti efektif dalam penyerapan nutrisi sekaligus sangat hemat air. Jadi sangat sesuai untuk Anda yang tinggal di wilayah perkotaan dengan akses lahan dan air yang terbatas.

Prinsip
Efektifitas Hidroponik terjadi karena nutrisi yang diperlukan tanaman diberikan langsung dalam bentuk larutan.
Jenis Tanaman
Banyak tanaman yang dapat dikelola dengan model hidroponik. Apa saja, berikut ringkasan contohnya.
  • Tanaman buah, seperti hidroponok buah melon, semangka, mangga, strawberry, dan lain-lain.
  • Tanaman sayuran, seperti hidrponik sayur tomat, cabai, paprika, timun, sawi, terong, kangkung, selada dan lain-lain.
Keuntungan Tanaman Hidroponik
Setelah mengenal pengertian singkat, jenis tanaman dan prinsip hidroponik, lalu bagaimana perbandingan dan kelebihannya dibandingkan dengan metode tanam manual? Berikut beberapa keuntungannya.
  • Tidak tergantung musim.
  • Pertumbuhan dapat lebih cepat.
  • Kuantitas dan kualitas produksi umumnya lebih tinggi.
  • Mudah dan sederhana dalam perawatan
  • Lebih aman dari serangan hama dan penyakit.
  • Tidak banyak memerlukan tempat.
Tempat Hidroponik
Di mana saja bisa. Asalkan: terlindung dari hujan, cukup sinar matahari, bersih, tempat terlindungi dari serangan hama (secara umum dibuat dengan green house, naungan paranet dan penggunaan plastic UV greenhouse).

Saatnya Proses Persiapan Persemaian
Untuk proses penyemaian, siapkan media berikut: (1) kotak semai – dari kayu atau plastic, (2) Arang Sekam, (3) pasir lembut dan bersih.
  • Siapkan kotak semai (dari papan kayu atau plastik, atau kotak plastic yang banyak dijual di toko pertanian)
  • Kotak semai yang dari bahan papan ukuran panjang sekitar 100 cm, lebar 15 cm, dan tinggi 5 cm.
  • Persiapkan Membuat Arang Sekam: tungku pembakaran (bisa dari kaleng-kaleng yang dilubangi), proses pembakaran sekam dalam tungku (bisa dari tatal kayu, damen, kayu, kertas, dan lain-lain). Tutup dengan damen keseluruhan tungku pembakaran.
  • Balik sekam padi yang terbakar agar tidak menjadi abu. Biasanya sekam yang sudah terbakar.
  • Setelah selesai, siram sekam padi yang terbakar dengan air.
  • Setelah dingin, sekam siap digunakan. Jangan lupa campurkan dengan pasir halus yang sudah dibersihkan (dicuci hingga air jernih).
Persemaian
  • Siapkan benih tanaman yang diinginkan. Bisa sayuran atau buah-buahan sebagaimana jenis sayur dan buah yang sudah kami sebutkan di atas.
  • Rendam terlebih dahulu benih, pilih yang utuh tidak cacat. Jangan lupa rendam benih dalam larutan pestisida konsentrasi 0,02 persen skitar 15 menit saja.
  • Taburkan padsa garitas kotak sekam.
  • Tutup tipis dengan pasir steril atau damen arang sekam tipis saja.
  • Siram hingga sekam basah secara merata
Perawatan Pesemaian
Perawatan dimaksudkan agar pertumbuhan bibit sempurna. Berikut rangkumannya.
  • Kontrol persemaian setiap hari. Lakukan penyiraman secukup setiap hari (tidak harus pagi dan sore. Tetapi control kondisi persemaian agar tidak kekeringan. Itu saja)
  • Lakukan hingga sekitar 15 hari.
  • Pilih bibit yang baik, utuh dan tumbuh sempurna. Pindahkan bibit ke polybag sekam atau pada pot sekam.
  • Ciri bibit yang baik adalah: (1) warna daun hijau cerah, (2) batang lurus dan kokoh, (3) tidak ada hama atau penyakit.
Setelah semua proses di atas selesai, maka saatnya melakukan penanaman hidroponik hingga panen. Gunakan naungan paranet yang sesuai dan juga Penggunaan plastik UV untuk budidaya tanaman hidroponik, khususnya dalam rangka melindungi tanaman dari serangan hama. Pada proses perawatan, lakukan penyiraman sekali setiap hari (pagi hari). Jangan lupa siapkan nutrisi larutan (makanan tumbuhan) untuk mendukung proses pertumbuhan yang baik.

Senin, 01 Agustus 2016

GreenHouse: Dulu Milik Para Peneliti, Kini Dipakai Para Petani


Keberadaan greenhouse sungguh-sungguh telah menyumbang andil besar pada terknologi pertanian. Greenhouse dengan perkembangan terkini beratap plastik UV menjadi bagian penting dari lembaga penelitian pertanian, baik yang dilakukan oleh para akademisi melalui kampus-kampus, atau juga yang dilakukan oleh Kementrian Pertanian Indonesia melalui berbagai lembaganya.

Di Indonesia, Greenhouse dengan naungan plastik UV secara khusus pada awalnya memang monopoli para peneliti. Ide awal greenhouse dikembangkan di negeri ini adalah dalam rangka kegiatan penelitian yang dilakukan lembaga penelitian maupun dunia pendidikan.
Berbagai kegiatan penelitan pertanian dengan naungan greenhouse dilakukan untuk mencari jawaban atau mencari solusi terhadap suatu kasus pertanian. Sebagai contoh, bila kita ingin mencari uji ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit tertentu, maka keberadaan greenhouse dapat menjadi sarana efektif pembatasan uji coba yang dilakukan.

Beberapa keuntungan melakukan penelitian dengan greenhouse adalah karena penciptaan iklim yang bisa membuat tanaman mampu berproduksi tanpa kenal musim dan juga menghindarkan dari serangan hama dan penyakit yang tidak diujikan. Selain itu dengan adanya greenhouse penyebaran hama dan penyakit yang diujicoba juga dapat dicegah penyebarannya pada lahan pertanian di luar greenhouse.

Bayangkan jika penelitian seperti ini dilakukan di arel pertanian terbuka. Tentu saja sulit mengukur pengaruh hama, dan yang paling mengerikan adalah justru resiko penyebaran hama di wilayah-wilayah pertanian masyarakat umum.

Diminati Para Petani Sukses
Kemudahan dalam mengelola pertanian dengan greenhouse naungan plastic UV ini pada akhirnya tidak semata menjadi monopoli para peneliti. Rasanya memang sayang jika berbagai nilai lebih penggunaan greenhouse itu hanya terbatas pada ruang penelitian. Terbukti masyarakat atau petani umum yang memiliki pemikiran dan sikap terbuka, lalu merubah pola agribisnis lamnya dengan menggunakan greenhouse menuai hasil pertanian yang jauh lebih baik, kualitas maupun kuantitas panen.

Cara ini nyatanya jauh lebih efektif. Para petani greenhouse mulai memberikan sumbangsih besar pada peningkatan kualitas pasnen. Hal ini seperti hasil pertanian yang dibudidayakan oleh kelompok Tani Paguyuban Kencana Mandiri, Kec. Cimahi Utara kabupaten Bandung.

Para petani mengeluhkan tomat yang membusuk pada musim hujan. Akibtanya, stok tomat menurun drastic dan harga tomat melambung. Akan tetapi kondisi ini sama sekali tidak berpengaruh pada kelompok Tani Paguyuban Kencana Mandiri. Para petani dengan tenang dan nyaman tetap mendapatkan hasil panen dengan kualitas yang jauh lebih baik dari hasil pertanian pada umumnya.
Kita Semua, Para Petani Pasti Bisa!

Memang kesulitannya adalah proses awal pembuatan greenhouse yang membutuhkan biaya lebih mahal. Secara sederhana perancangan greenhouse membutuhkan kerangka greenhouse (bisa bamboo, kayu atau baja ringan atau juga besi), plastic UV greenhouse, ventilasi greenhouse, lajur pintu aman greenhouse agar tidak dimasuki hama atau serangga. Akan tetapi, sebetulnya dengan kerangka besi ringan sebagaimana konstruksi baja ringan rumah kita, pembangunan greenhouse sejatinya sekali dalam seumur hidup kita. Bahkan dapat menjadi aset yang dapat kita turunkan pada anak cucu kita.
Pemakaian greenhouse pada lahan pertanianpun semakin meningkat. Penggunaan teknologi ini semakin popular dan semakin diminati oleh keseluruhan lapisan masyarakat petani kita. Jika semua lahan-lahan pertanian telah dibuat dengan penutup plastic UV greenhouse, maka tidak dapat dibayangkan bagaimana hasil dari kualitas pertanian negeri ini. Para petani semakin jaya di negeri sendiri, dan unggul di persaingin kompetisi global. Semoga!

Baca juga Penggunaan Plastik UV Untuk Penjemuran Hasil Panen dan Industri Batubata dan Genteng,dll .

Jumat, 22 Juli 2016

Penggunaan Plastik UV Untuk Penjemuran Hasil Panen dan Industri Batu Bata, Genteng, dll.

Diguyur hujan beberapa hari belakangan ini, produsen batu bata mengalami penurunan produksi. Produsen batu bata merah menjemur batu bata merah dengan ditutupi plastik agar bentuk tetaplah utuh saat hujan. Seperti saat ini sebagian besar pulau Jawa sering diguyur hujan meski tengah musim kemarau. Fenomena alam yang sulit diprediksikan ini memaksa kita untuk memikirkan bagaimana produksi dan system pengeringan tetaplah jalan walaupun tengah hujan. Karena banyak pelaku UKM yang tidak bermodal besar, untuk system penjemuran dan pengeringan masih tetap menggunakan sinar matahari. mereka banyak yang belum bisa beli peralatan mesin pengering.

Tempat Kabupaten Rembang yang demikian hari belakangan ini sering diguyur hujan buat beberapa pengusaha kalang kabut atas momen itu. Satu di antara satu diantaranya yakni produsen batu bata merah yang mengaku produksinya alami penurunan akibat intensitas hujan yg tak menentu ini.

Satu di antara pengusaha produsen batu bata merah di dsn. Pereng Desa Jeruk, Kec. Pancur, Pak Juwadi, mengaku usahanya dalam produksi batu bata merah demikian hari terakhir ini mengalami penurunan. Ia mengaku, penurunan produksi ini disebabkan intensitas hujan yang turun belakangan ini tidak menentu. Ia menjelaskan, apabila cuaca panas jumlah batu bata yang bisa diproduksi bisa mencapai 1000 batu bata/harinya. Namun, karena keadaan hari belakangan ini cuaca di daerahnya cenderung hujan, sampai system produksi jadi terhambat. Belakangan ini, ia hanya bisa menghasilkan batu bata merah hanya 500 hingga 700 keping batu bata.

Memang tidak ada tuntutan dalam pembuatan batu bata merah itu, namun Juwadi mengaku hasil produksinya mengalami penurunan. Apabila cuaca panas hanya butuh dua hari untuk system pengeringan batu bata merah, namun pada cuaca tinggi curah hujan seperti ini bisa sampai 1 minggu dalam proses pengeringan itu. Ada cara mengakalinya, apabila turun hujan untuk batu bata merah yang sudah jadi tersebut ditutup plastik bening dalam system pembatuan agar dalam pembuatan batu bata merah tidak rusak bentuknya, walaupun kualitasnya sendiri berbeda dengan system umum.

Plastik UV (Ultra Violet) Untuk Atap & Alas Penjemuran/Pengeringan
Solusi yang paling pas untuk proses pengeringan di saat cuaca tidak menentu adalah dengan menggunakan plastik UV. Kenapa menggunakan plastik UV, bukan plastik bening biasa? Karena plastik UV memang sudah didesain pemakaiannya untuk atap greenhouse, mengandung bahan kimia tertentu yang membuat plastik ini tetap awet, tidak mudah rusak oleh perubahan cuaca panas maupun hujan. Dan plastik UV memiliki ketebalan 200 mikron (0,20) jadi lebih tebal dan kuat dibanding plastik biasa. Kalau menggunakan plastik bening biasa dikuatirkan akan mudah robek, membutuhkan biaya perawatan yang lebih besar.

Plastik UV bisa digunakan untuk atap dalam proses pengeringan hasil panen seperti: padi, kedelai, jagung, kopi, teh, kakao, ikan, dll. Pun juga bisa digunakan untuk pengeringan pada isdustri batu bata, genteng, batako, paving, dll. Kami menjual plastik UV dengan kandungan UV protektor 6% dan 14%. Biasanya kalau untuk green house menggunakan kandungan UV yang 14%. Sedangkan untuk proses penjemuran dan pengeringan sebaiknya memakai kandungan UV yang 6%. Semakin besar kandungan UV protektor maka plastik akan semakin buram (gelap). Ukuran plastik UV: lebar 300cm, panjang 100m, tebal 200 mikron (0,20), berat sekitar 55-56kg per roll. warna bening agak buram seperti putih susu tapi lebih terang. Dengan dipayungi atap dari plastik uv maka tidak repot lagi kalau tiba-tiba hujan turun, tidak repot-repot harus memberekan jemuran.

Sedangkan plastik UV juga banyak digunakan untuk alas penjemuran, tujuannya agar sinar matahari yang masuk bisa dipantulkan lagi, sehingga proses pengeringan dari bagian bawah juga berlangsung, sehingga lebih cepat kering. Lebih maksimal jika barang yang dijemur tidak langsung bersentuhan dengan lantai, tapi diletakkan di atas bidak-bidak, sebelumnya bidak bagian atas dilapisi dulu dengan plastik UV.

Jika Anda membutuhkan plastik UV untuk info harga dan cara pemesanan silahkan hubungi kami SMS/Call/WA : 08123.258.4950 - 0877.0282.1277 - 0852.3392.5564. Semua nomor aktif, jadi hubungi salah satu nomor saja, call dan WA hanya dilayani pada jam kerja pkl. 08.15-16.00 WIB. Diluar jam kerja hanya dilayani SMS. Hari Minggu dan hari besar tutup.
* Baca juga Mengapa Harus menggunakan Plastik UV Greenhouse?

Minggu, 26 Juni 2016

7 Keuntungan Memilih Menggunakan Green House untuk Pertanian

Penggunana green house dengan plastik UV lebih menguntungkan. Anda dapat menentukan sendiri berbagai kegiatan Anda tanpa tergantung lagi dengan segala perubahan cuaca pada alam. Segala biaya selama perawatan juga akan lebih mudah sekaligus lebih murah. Rumah green house juga dapat menjadi aset, karena dengan struktur baja ringan Anda dapat dengan mudah memindahkan atau menjualnya kembali dengan harga yang masih kompetitif.

“Untuk membuat green house, bahan utama yang harus ada dalah penyangga dan plastik UV. Untuk mendukung kemudahan pencarian bahan, kami juga jual plastik uv greenhouse di Jakarta dan juga jual plastik uv greenhouse di Surabaya. Caranya juga cukup mudah, Anda tinggal menghubungi kontak kami yang tertera pada website ini. Aman dan terpercaya.”

Berikut kami ulas 6 alasan menguntungkan mengapa kita memilih memnggunakan green house sebagai sarana pertanian kita.

1. Mengatur Jadwal Pertanian Sendiri, Tidak Terpengaruh Cuaca dan Musim
Di banyak tempat di Negara kita, pertanian masih saja tergnatung dengan kondisi alam. Sementara saat ini musim tidak lagi menentu. Hal ini membuat kita kesulitan untuk menentukan jenis tanaman yang akan kita produksi. Salah memilih, tentu akan berpengaruh pada keberlangsungan dan produktifitas tanaman.

Belum lagi persoalan cuaca. Musim hujan tidak selamanya menguntungkan, meskipun untuk menanam padi. Kadang terpaan angin yang sangat kencang membuat padi yang telah kita tanam bertumbangan. Mau tidak mau padi harus kita panen pada saat belum waktunya, atau lebih parah gagal panen.

2. Produksi Meningkat
Alasan utama peningkatan hasil produksi dalam green house adalah keamanan tanaman dari serangan hama. Pengawasan yang Anda lakukan jauh lebih mudah dan intensif. Jika dibandingkan dengan lahan terbuka, maka green house memiliki keunggulan yang jauh lebih baik dalam pengendalian hama, tanpa menggunakan pestisida. Karena itu green house sangat cocok dikembangkan dalam pertanian organic, dengan kualitas, kuantitas bahkan harga hasil panen yang jauh lebih baik.

Penggunaan green house yang didukung dengan model tanam hidroponik sangat membantu meminimalisir hilangnya unsur hara akibat pencucian dan fiksasi. Dengan biaya perawtan yang jauh lebih murah, maka green house menjadi alternative penting pertanian modern untuk hasil panen yang jauh lebih baik.

3. Kualitas Produksi Meningkat
Tahukah Anda, bahwa secara detail efek radiasi matahari seperti sinar UV, kelebihan temperatur, air hujan, debu, polutan dan residu pestisida akan mempengaruhi penampilan visual, ukuran, kebersihan, dan kualitas hasil produksi? Nah segala kelemahan model pertanian yang ada pada alam terbuka ini disudahi saat Anda menggunakan model green house. Tentu ini akan memberikan dampak segnifikan pada peningkatan kualitas pertanian Anda.

4. Kurangi Pestisida
Perlindungan paling sempurna untuk tanaman dari serangan hama adalah mencegah hama untuk menyentuh tanaman. Tentu ini lebih menguntungkan, baik dari sisi pembiayaan maupun kesehatan dibandingkan dengan menggunakan pestisida. Jangankan menyentuh, mendekat saja hama tidak bisa karena terhalang palstik UV.

Hal ini juga  memberikan kondisi mikroklimat ideal bagi tanaman. Anda juga dapat memasang insect screen pada dinding atau pada ventilasi di bagian atap. Insect screen membantu ventilasi tidak dapat dilewati oleh hama seperti kutu daun. Anda juga dapat mengatur pintu masuk tidak langsung berhubungan langsung dengan lingkungan luar. Anda dapat membuat ruang kecil tikungan sebagai transisi ruang dalam dengan pengaruh luar.

Anda juga dapat memanfaatkan cairan pencuci hama dan pathogen sebagai pencegahan manusia masuk membawa hama. Sementara untuk pintu dapat ditambahkan lembaran PVC sheet. Kondisi ini benar-benar membuat green house Anda aman dari serangan hama tanpa pestisida.

5. Sebagai Aset
Green house dapat menjadi aset Anda yang menarik. Jika dirancang dengan struktur baja ringan, green house dapat dengan mudah dipindahkan. Anda juga dapat menggunakannya di banyak tempat dengan usia puluhan tahun.

6. Sarana Agrowisata
Apam keuntungannya? Tentu Anda dapat menjual di tempat. Anda mendapatkan harga eceran langsung. Dengan penjelasan yang menarik, ditulis dan ditempel pada dinding Green house, maka pengunjung akan memahami betapa sehatnya sayuran, buah-buahanm atau segala jenis bahan pangan yang ditanam dalam green house. Hal ini juga membantu meningkatkan harga jual yang jauh lebih baik.

7. Cocok Untuk Wilayah Pedesaan Maupun Perkotaan
Saat ini akses jalanan dan infrastruktur di wilayah pedesaan sudah memadai. Anda dapat membuat green house dalam kapasitas luas menengah dan besar sebagai usaha agribisnis yang menguntungkan. Jika areal sawah yang Anda miliki diubah menjadi green house, dengan menggunakan penyangga baja ringan, maka Anda dapat melakukan maneuver pertanian yang jauh lebih baik dan lebih menguntungkan dibandingkan dengan leingkungan pertanian terbuka.

Sementara untuk Anda di wilayah perkotaan, dengan lahan yang terbatas, maka Anda dapat mengupayakan green house yang menguntungkan dan dapat secara langsung menjangkau pasar. Dimanapun kota Anda, kami dapat layani jual plastik uv greenhouse di Jakarta dan juga jual plastik uv greenhouse di Surabaya. Bagi Anda yang tertarik membuka bisnis plastic UV, maka kami bersiap menjadi mitra distributor plastic UV untuk Anda.

Untuk info harga Plastik UV Greenhouse / Plastik UV Hidroponik silahkan hubungi kami:
• SMS/Call/WA: 08123-258-4950 / 0877-0282-1277 / 0852-3392-5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Jika Anda ingin melihat detail produk plastik ultra violet (UV) silahkan klik PRODUK.
Baca Juga Greenhouse yang perlu diperhatikan untuk hasil lebih optimal.