Jual Plastik UV (Ultra Violet) Untuk Greenhouse

Kamis, 17 Agustus 2017

Produksi Garam Lebih Maximal Dengan Tenda Prisma Plastik UV

Negara Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki kelautan yang luas namun produksi garam diindonesia hanya sebatas untuk dikonsumsi. Dalam pasar industri garam Indonesia masih jauh dari standart dan kalah bersaing karena kualitas yang rendah. Hal ini sangat disayangkan apalagi indonesia tersohor dengan negara maritim.

Sudah banyak para pakar ahli yang menerapkan berbagai metode untuk meningkatkan produksi dan kualitas garam diindonesia, berikut adalah metode pembuatan garam yang ada di indonesia :

Cara Pembuatan Garam Secara Konvensional

1. Mengalirkan Air Laut ke Tempat yang Luas
Tempat yang luas (biasanya sepetak tanah yang sudah dipersiapkan khusus), tempat ini digunakan untuk menampung air laut yang akan menguapkan air laut. Air dimasukkan kedalam tempat ini dengan ditimba mengaplikasikan jerigen atau dengan memanfaatkan pasang surut air laut.

Apabila mengaplikasikan cara pasang surut air laut, tanah diposisikan tidak terlalu tinggi dari air laut. Ketika air sedang pasang, penutup dibuka supaya air mampu masuk ke dalam. Apabila air sedang surut, maka penutup air ditutup supaya air laut terjebak di dalamnya.
*Baca juga Plastik LDPE (Geomembran) Untuk Alas Tambak Ikan & Garam

2. Menjemur di Bawah Terik Matahari
Air yang sudah terkumpul pada sepetak tanah, dijemur di bawah teris sinar matahai supaya air laut mampu menguap dan menyisakan butiran-butiran kristal yang akan menjadi garam.

3. Proses Pemanenan
Penguapan air laut akan menyisakan garam yang akan kita panen. Petani garam tinggal mengumpulkan dan mengamilnya untuk mampu dipanen dan dijual di pasaran.

Cara Membuat Garam dengan Teknologi Ulir Filter (TUF) Geomembran

Cara membuat garam dengan metode TUF menjadi alternatif untuk mendapatkan garam dengan kualitas bagus dengan kadar garam diatas 90%.

Prinsip utama dari teknologi ini adalah mempercepat proses pembuatan air tua (20° Be) dengan memperpanjang aliran air serta tetap mempertahankan kebersihan air dan meja hablu/meja garam. Proses menjaga kebersihan air dilakukan dengan memasang filter pada saluran air dan memasang terpal hitam pada meja hablur.

Menurut Kementrian Kelautan dan Perikanan (KPK) dari pengkajian dengan melakukan modifikasi pada sistem pertanian garam dengan cara TUP mampu meningkatkan produktivitas hingga 100%.

Terbukti, cara membuat garam dengan mengaplikasikan metode UTF mampu meningkatkan produktivitas seperti yang terjadi di Jawa Barat yaitu Cirebon, Indramayu dan Karawang. Petani yang awalnya hanya mampu menghasilkan 60-80 ton garam sekali panen, kini mampu menghasilkan 120-140 ton garam dalam per hektar.

Tambak Garam Dengan Tenda Prisma Dengan Plastik UV Protector
Petani garam selalu bergantung pada musim. Saat musim hujan atau kemarau basah, mampu dipastikan hasil garam akan menurun. Sedangkan dengan inovasi rumah garam prisma, petani garam tak lagi harus bergantung pada musim. Petani garam mampu panen garam setiap hari tanpa harus menunggu musim berpihak pada petani.
*Untuk info harga Plastik UV Protector bisa Anda cek DISINI

Dengan mengaplikasikan metode tenda prisma panas dalam ruangan juga terjaga saat malam hari sehingga panen garam semakin cepat, plastik geotermal ini juga dapat menstabilkan dan meratakan panas matahari yang membuat garam lebih berkualitas. Untuk atap tenda prisma petani mampu mengaplikasikan plastik uv,sedangkan untuk alas petani dapat mengaplikasikan plastik LDPE.seperti pada gambar dibawah ini :


Rabu, 09 Agustus 2017

Plastik LDPE (Geomembran) Untuk Alas Tambak Ikan & Garam

Menurut Dedy, geo isolator itu yakni sebuah lahan garam geo isolator dengan mmenggunakan terpal. Yang beroperasi untuk mempercepat proses pembuatan garam, dan meningkatkan hasil produksi. Dedy menyebut, nantinya sistem geo isolator itu akan disebar di beberapa tempat pada kelompok tani garam di Kabupaten Probolinggo. Namun, Dedy tidak merinci ada berapa tambak garam yang akan di fasilaitasi sistem geo isolator itu. Dedy menghamparkan, menurunnya produksi garam di Kabupaten Probolinggo, karena faktor cuaca yang tak mendukung, sehingga penghasil garam tidak menentu dan terpaksa petani harus memanen garamnya dengan usia dini.

Berdasarkan masalah yang ada saat ini maka untuk meningkatkan produksi dan kualitas garam rakyat perlu ada sentuhan teknologi bagi pembudidaya garam rakyat. Adapun untuk peningkatan produksi perlu penataan lahan yang ada yaitu merobah lahan dari tradisional menjadi semi intensif, karena pada lahan tradisional umumnya terdiri dari : kolam penampung air muda, kolam peminihan, meja kristalisasi sedangkan kolam penampung air tua hanya ada disekitar meja kristalisasi yang berbentuk parit. Pada lahan semi intensif terdiri dari kolam penampung air muda, kolam peminihan, kolam ulir , kolam penampung air tua dan meja kristalisasi. Dari perbedaan tersebut pada lahan semi intensif akan cepat didapat air tua yaitu dengan penambahan kolam ulir, dan untuk meningkatkan produksi garam diperluasnya meja kristalisasi hal ini tidak perlu dikawatirkan kekurangan air tua karena stok air tua sudah tersedia di kolam penampung air tua.
#Baca juga Inilah Keuntungan Penggunaan Plastik Sungkup Dalam Pembibitan Lada Solor

Sedangkan untuk meningkatkan mutu garam rakyat yang perlu dilaksanakan oleh pembudidaya garam yakni pengontrolan air tua yang akan dilepas kemeja kristalisasi dimana air tua yang akan dilepas harus mempunyai kepekatan 25° Be agar didapat kristal garam yang baik yaitu kristal garam tersebut tidak mudah rapuh dengan waktu pemanenan minimal 10 hari.

Salah satu produk yang digunakan dalam pembuatan garam yang mengusung metode geo isolator yakni geomembran. Geomembran merupakan produk HDPE ( high density polyethylene)/LDPE (low density polyethylene) atau  yang beroperasi sebgai tahan air. Produk plastik seperti geomembran memang fungsi utamanya yakni tahan air,geomembran berbentuk lembaran yang dipacking gulungan dengan ukuran bermacam-macam.

Aspek terpenting dalam geomembran yakni pengolahan bahan polyethylen yang digunakan, ketebalan produk, kerekatan bahan kimia yang terkandung, ketahanan produk,dll. Geomembran ini sangat cocok digunakan untuk geoisolator pembuatan garam, pelapis tambak/kolam agar air tidak meresap kedalam tanah, kolam renang, kolam penampungan air, kolam balong pertamina, spillway, waduk bahkan geomembran dapat diaplikasikan dengan material lain yang beroperasi sebagai pengontrol aliran air atau limbah pabrik.Untuk saat ini geomembran paling populer digunakan untuk tambak dan kolam penampung air.

Kami berharap kedepanya geomembran bisa menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan garam di Indonesia. Adapun aplikasi geomembran diantaranya :
– Tempat pembuangan limbah industri
– Tempat pembuangan akhir sampah
– Kolam pengolahan air industri
– Penampungan air buangan
– Penampungan heap leach dan kolam tailing
– Floating cover
– Kolam buatan dan dekoratif
– Secodary containment
– Kontrol kadar air pada tanah ekspansif
– Lapis kedap pada danau
– Waduk agrikultur
– Terowongan
– Kontrol kadar air pada tanah ekspansif
– Kanal irigasi & drainase
– Lapis kedap pada tambak

*Melayani pemesanan plastik LDPE untuk tambak, dengan ukuran sesuai permintaan minim order 500kg/ukuran. Info harga dan pemesanan silahkan Hub. 081232584950 | 087702821277.

Selasa, 01 Agustus 2017

Lebih Untung!! Jika Proses Pengeringan Hasil Produksi Anda Menggunakan Plastik

Dianggap lebih menguntungkan dan minim risiko, petani garam di Rembang mulai mengubah metode dalam pengkristalan garam. Metode yang mulai dilakukan yakni memasang plastik terpal sebagai alas untuk menjemur air laut. Metode tersebut dianggap lebih cepat menghasilkan garam jika dibanding dengan yang tidak memakai plastik.

Salah satu petani garam asal desa Banggi Kecamatan Kaliori, Wakijan menuturkan, proses pengkristalan garam yang menggunakan plastik hanya membutuhkan waktu empat hari, paling lambat seminggu. Sedangkan tanpa plastik, proses pengeringan bisa sampai sepuluh hari.

"Di musim kemarau seperti ini bisa diprediksi hujan turun tiap sepuluh hari sekali. Sedangkan kalau pengeringan garam tanpa menggunakan plastik, pasti akan terkena hujan. Sedangkan kalau pakai plastik, hanya butuh empat hari saja dalam proses pengeringan," ujarnya, Selasa (1/8/17). *Sumber : news.detik.com

Dengan berkembangnya tehnologi, saat ini telah hadirlah plastik LDPE atau yang paling fenomena disebut dengan Plastik UV. Plastik uv protector 6% ini akan memaksimalkan pengeringan dengan bantuan zat aditif lain yang akan meratakan panas matahari dalam ruangan. Sehingga pengeringan bisa maksimal dan tidak merusak. Selain itu kebersihan saat melakukan pengeringan juga terjaga.
*Baca juga Manfaat Lain Plastik UV Untuk Kolam Ikan

Adapun berbagai manfaat dari plastik UV 6% adalah :

1.Efisien digunakan untuk pengeringan atau bisa disebut juga solar drum dryer ,untuk pengeringan dengan plastik uv 6% inipun meliputi banyak hal misalnya : pengeringan rumput laut,hasil panen,kacang-kacangan,produk olahan
industri,pengeringan garam, genting ,kayu,kerupuk,tekstil dll.

2.Dapat digunakan untuk kandang penggemukan kambing etawa,domba,ayam dll.

3.Dapat digunakan untuk kolam ikan.

Jadi tunggu apa lagi?? sudah saatnya sekarang Anda beralih ke metode plastik untuk proses penjemuran. Apalagi saat ini sedang gempar-gemparnya di pemberitaan kalau garam mulai langkah. Jadi Plastik UV ini sangat menjadi solusi bagi para petani, karena menggunakan metode plastik dianggap lebih menguntungkan.

Untuk pemesanan Plastik UV 6% maupun Plastik LDPE silahkan menghubungi Lim Corporation :
HP/WA : 081232584950 | 0877028212747
Email : limcorporation2009@gmail.com
Buka : Pkl. 08.00 - 16.00 WIB
Info harga terupdate bisa Anda cek DISINI

Selasa, 25 Juli 2017

Distributor Resmi Plastik UV Vatan Intanbul Turki Ketahanan 3-5 Tahun

CV. LIM CORPORATION merupakan Distributor resmi plastik UV (ultraviolet) VATAN Istanbul Turkey. Plastik UV Vatan yang 14% sangat cocok untuk greenhouse, sedangkan yang 6% sangat cocok untuk proses penjemuran. Plastik UV ini dibuat dari bahan berkualitas tinggi, mengandung berbagai bahan additive untuk memaksimalkan fungsi greenhouse dan mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, antara lain: UV (Ultraviolet ) Additive, IR (Infra Red) Additive, AB (Anti Bacerial) Additive, EVA (Ethylene Vinyl Acetate) Additive, LD (Light Diffused) Additive.

Selain plastik UV import VATAN Istanbul Turkey, kami juga memproduksi sendiri plastik UV (Ultra Violet) baik untuk grenn house maupun untuk kebutuhan industri dalam proses pengeringan atau penjemuran hasil panen (rumput laut, kopi kedelai, coklat, dll.) atau industri (kerupuk, genteng, batako, snack, dll.). Lebih jelasnya, spesifikasi plastik UV sebagai berikut:

1. PLASTIK UV (Ultra Violet) LOKAL Cap HERCULES
– ukuran 150/300cm x 100 meter
– ketebalan tebal 200 micron ( 0,20mm )
– Netto sktr 55 – 57 kg
– minimal order 3 roll
* kandungan uv protektor 6%
* kandungan uv protektor 14%
#Baca juga Manfaat Lain Plastik UV Untuk Kolam Ikan

Jika mau order plastik UV silahkan hubungi CS kami 0852-3392-5564 | 0877-0282-1277 | 0877-0282-1277 (fast respon pkl.08.00-16.00 WIB).

2. PLASTIK UV (Ultra Violet) IMPORT Merk VATAN
– Kandungan UV protektor 6% dan 14%
– Ukuran : 6m x 60m x 200mc, netto 73kg/roll
– Ukuran : 8m x 45m x 200mc, netto 74kg/roll
– Ukuran : 4,2m x 55m x 200mc, netto 53kg/roll
– Ukuran : 3m x 120m x 200mc, netto 73kg/roll
– Minimal order 3 roll.
* Kami melayani pemesanan ukuran khusus UV Vatan minimal order 1 ton

# Info harga plastik UV 6% dan plastik UV 14% silahkan klik DISINI.

Alamat Kami:
Prima Garden Estate A7-01, Kebonagung, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur. Indonesia. 61258.

Hubungi Kami:
• Phone/Fax : 031-8830487
• SMS/WA/Call : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0877 0282 1277
• Email :
limcorporation2009@gmail.com

Selasa, 18 Juli 2017

Pemanfaatan Plastik UV Untuk Segala Usaha Perindustrian & Pengeringan



Perkara cuaca untuk sebagian UMKM memberi dampak besar dalam menentukan jumlah produksi yang bisa dicapai. Untuk usaha UMKM seperti industri batu bata industri batako, industri genteng maupun industri makanan seperti kerupuk dan snack. Biasanya pelaku UMKM masih menggunakan metode pengeringan hasil produksi dengan cara konvensional dan mengandalkan 100 persen sinar matahari. Hal ini akan menjadi mudah dan murah bila dilakukan pada saat musim kemarau.

Proses pengeringan bisa berlangsung cepat sehingga tidak mengganggu proses produksi yang bisa menyebabkan produktivitas turun. Akan tetapi menjelang musim hujan proses pengeringan menjadi lamban hal ini bisa menyebabkan produktivitas menurun. Bila di musin kemarau proses pengeringan hanya memerlukan waktu 2 harian tapi memasuki musim hujan proses pengeringan bisa menjadi satu minggu lebih ini yang menyebabkan produktivitas menurun. Belum lagi cuaca ekstrim yang terjadi akhir akhir ini bisa menyebabkan kegagalan produksi.
Hujan yang mendadak ditengah tengah panas terik membuat produk yang dijemur tidak sempat diangkat sehingga kehujanan dan menyebabkan kerusakan bentuk pada produk batako, batubata, maupun genteng. Untuk krupuk dan snack jika kehujanan akan menyebabkan produk menjadi berjamur. Dengan kendala tersebut diatas tentu menyebabkan sangat menyulitkan para pengusaha umkm yang masih memiliki keterbatasan modal sehingga tidak memiliki mesin pengering.
*Baca juga Hama dan Penyakit Tanaman Obat (Jahe)

Dengan adanya plastik UV sebenarnya kendala tersebut diatas bisa di atasi dengan biaya yang masih terjangkau jika dibandingkan dengan pembelian mesin pengering. Plastik UV adalah plastik yang mengandung protektor. Yaitu zat kimia yang bisa menahan sinar ultraviolet sinar matahari. Biasanya untuk proses pengeringan digunakan jenis plastik UV dengan kandungan UV protektor 6 persen. Plastik UV jenis ini sangat cocok untuk proses pengeringan dikarenakan tampilan fisiknya lebih terang dibandingkan plastik UV yang mempunyai kandungan UV protektor lebih tinggi. Karena untuk plastik UV dengan kandungan uv protektor 14 persen tampilan fisiknya lebih buram. Plastik UV jenis ini cocok untuk pembuatan atap greenhouse.

Dalam membantu proses pengeringan untuk batubata, batako maupun genting. Fungsi plastik UV dengan kandunga uv protektor 6 persen digunakan sebagai atap. Untuk rangkanya bisa dengan menggunakan bambu, pipa plastik atau rangka baja ringan. Keuntungan yang di dapat pemanfaatan plastik UV ini adalah mengurangi beban pekerjaan jika hujan maka tidak perlu repot mengangkat batu bata , batako maupun genting ke tempat yang lebih aman. Hal ini bisa menghemat tenaga. Selain itu dengan pemanfaatan plastik UV mampu membuat proses pengeringan tetap berjalan walaupun ada perubahan kondisi cuaca baik yang sudah diprediksi maupun yang sifatnya mendadak. Plastik UV mampu menstabilkan suhu dibawahnya dengan suhu normal pada siang hari dan mampu menyimpan panas sehingga malam hari tetap terjadi proses pengeringan.Dengan pemakaian plastik UV maka kendala pengeringan dikarenakan perubahan cuaca akan bisa teratasi.

Untuk proses pengeringan kerupuk serta snack makanan lainnya. Kegunaan plastik UV yang pertama sama dengan proses pengeringan pada batubata batako maupun genting. Akan tetapi untuk kerupuk dan snack, plastik UV bisa digunakan sebagai alas juga dalam proses pengeringan. Ini untuk menghindari produk menjadi kotor. Disamping itu pemanfaatan plastik UV sebagai atap maupun sebagai alas membuat proses pengeringan menjadi lebih efisien. Sebagai alas, plastik UV mampu menyalurkan sinar matahari yang diserapnya. Proses pengeringan dengan mmenggunakan plastik UV membantu produk terhindar dari jamur yang biasa melekat jika produk menjadi lembab dikarenakan cuaca yang tidak mendukung.

Menjadi pertanyaan mengapa tidak memakai plastik biasa saja. Harganya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan plastik UV. Keunggulan Plastik UV dibandingkan dengan plastik biasa adalah plastik UV jauh lebih tahan lama tidak mudah rusak walaupun mengalami perubahan cuaca dari panas dan hujan. Plastik UV juga lebih lentur sehingga tidak mudah sobek maupun pecah jika terkena terpaan angin kencang maupun panas matahari. Kemudian adanya tambahan zat additive kimia pada plastik UV menyebabkan plastik UV mampu menstabilkan suhu pada kondisi cuaca apapun. Selain itu plastik UV mampu bertahan sampai 3 tahunan walaupun setiap hari terkena panas dan hujan.

Dengan melihat uraian diatas bisa dipastikan kegunaan dari plastik UV untuk proses pengeringan suatu produk. Dengan mempelajarinya kita bisa menentukan plastik UV yang cocok sesuai keperluan kita. Semoga bermanfaat.

Anda sudah tidak perlu bingung lagi untuk membeli plastik UV , kami menjual plastik uv import maupun lokal ,tak perlu khawatir dengan pengiriman. Jika anda membutuhkan plastik uv silahkan hub 085233925564 | 087702821277 | 081232584950. Info harga termurah plastik uv untuk pengeringan silahkan klik DISINI.

Senin, 10 Juli 2017

Hama dan Penyakit Tanaman Obat (Jahe)


Jahe merupakan tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron. Tanaman ini juga rentan terserang hama dan penyakit pada saat kita menanamnya, berikut beberapa hama yang biasa ditemukan menyerang tanaman jahe. Jahe termasuk suku Zingiberaceae (temu-temuan). Nama ilmiah jahe diberikan oleh William Roxburgh dari kata Yunani zingiberi, dari Bahasa Sanskerta, singaberi.
1.Hama kepik, hama ini menyerang daun tanaman hingga berlubang-lubang.
2.Ulat penggesek akar, ulat ini menyerang akar tanaman jahe hingga menyebabkan tanaman jahe menjadi kering & mati.
3.Kumbang.

Baca Juga : "Plastik UV" Pilihan Cermat Untuk Alas Tambak Yang Tepat

Selain hama juga terdapat beberapa Penyakit yang bias ditemukan menyerang tanaman Jahe
1.Penyakit layu bakeri
Gejala: Mula-mula helaian daun bagian bawah melipat dan  menggulung kemudian terjadi perubahan warna dari hijau menjadi kuning dan mengering. Kemudian tunas batang menjadi busuk dan  akhirnya tanaman mati rebah. Bila diperhatikan, rimpang yg sakit itu berwarna gelap dan sedikit membusuk, kalau rimpang dipotong akan keluar lendir berwarna putih susu sampai kecoklatan. Penyakit ini menyerang tanaman jahe pada umur 3 sampai 4 bulan dan yg paling berpengaruh merupakanfaktor suhu udara yg dingin, genangan air dan kondisi tanah yg terlalu lembab.

Cara mengendalikan penyakit jenis ini bisa dilakukan dengan:
•- menjaga kesehatan bibit jahe.
- •karantina tanaman jahe yg terkena penyakit.
•- pengendalian dengan pengolahan tanah yg baik.

2.Penyakit busuk rimpang
Penyakit ini dapat masuk ke bibit rimpang jahe melalui lukanya. Ia akan tumbuh dengan baik pada suhu udara 20 sampai 25 derajat C dan terus berkembang akhirnya menyebabkan rimpang menjadi busuk.

Gejala: Daun bagian bawah yg berubah menjadi kuning lalu layu dan akhirnya tanaman mati.
Cara mengendalikannya bisa dengan :
•- penggunaan bibit yg sehat.
- •penerapan pola tanam yg baik
•- penggunaan fungisida.
- pengendalian fungisida dithane M-45 (0,25%), Bavistin (0,25%).

3.Penyakit bercak daun
Penyakit ini dapat menular dengan bantuan angin, akan masuk melalui luka maupun tanpa luka.
Gejala: Pada daun yg bercak-bercak berukuran 3 sampai 5 mm, selanjutnya bercak-bercak itu berwarna abu-abu dan ditengahnya terdapat bintik-bintik berwarna hitam, sedangkan pinggirnya busuk basah. Tanaman yg terserang bisa mati.
Pengendaliannya bisa dilakukan dengan tindakan pencegahan maupun penyemprotan penyakit bercak daun sama halnya dengan cara-cara yg dijelaskan di atas.

Jangan Lewatkan : Jual Plastik Sungkup, Plastik Bening, Sungkup Plastik Untuk Tanaman

4.Gulma
Gulma potensial pada pertanaman temu lawak merupakan gulma kebun antara lain rumput teki, alang-alang, ageratum, dan gulma berdaun lebar lainnya.

Untuk pertanian organik yg tidak menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya melainkan dengan bahan-bahan yang ramah lingkungan biasanya dilakukan secara terpadu sejak awal pertanaman untuk menghindari serangan hama dan penyakit tersebut yang dikenal dengan Pengendalian Hama Terpadu yang komponennya merupakan sebagai berikut :
- Mengusahakan pertumbuhan tanaman yg sehat yaitu memilih bibit unggul yg sehat bebas dari hama dan penyakit serta tahan terhadap serangan hama dari sejak awal pertanaman
•- Memanfaatkan semaksimal mungkin musuh-musuh alami
•- Menggunakan varietas-varietas unggul yg tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
•- Menggunakan pengendalian fisik/mekanik yaitu dengan tenaga manusia.
- •Menggunakan teknik-teknik budidaya yg baik misalnya budidaya tumpang sari dengan pemilihan tanaman yg saling menunjang, serta rotasi tanaman pada setiap masa tanamnya utk memutuskan siklus penyebaran hama dan penyakit potensial.

Kamis, 06 Juli 2017

"Plastik UV" Pilihan Cermat Untuk Alas Tambak Yang Tepat



Dalam merapkan metode pembudidayaan ikan kovensional, para petani ikan mengunakan tambak untuk pembesaran ikan. Para petani ikan membuat sekat atau kolam dalam perairan tepi laut yang biasanya kita sebut dengan tambak. Tambak biasanya diisi dengan air payau karena sumber air di dekat pantai biasanya cenderung payau. Namun juga ada tambak yang mengaplikasikan air laut/berada tepat di tepi laut.

Salah satu yang menjadi persolaan dalam pembutan tambak ini adalah alas dasar dinding kolam, ada berbagai pilihan yang dapat digunakan untuk alas dasar tambak diantaranya yaitu : geomembran, terpal, semen, bahkan biocrete. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Kolam dengan dinding tanah masih banyak digunakan petani ikan dalam metode konvesional atau tradisional. Alasannya, faktor ekonomi. Namun, dalam budidaya ikan intensif, penggunaan kolam tanah dipandang memiliki berbagai kekurangan sebab tingkat porositas dan permeabilitas tanah yang tinggi. Dilihat dari karakter tanah yang tidak kedap air maka kolam dengan alas tanah memiliki banyak kekurangan, volume air kolam akan habis sehingga para petani ikan perlu melakukan pengisian berulang-ulang, hal ini akan menyulitkan petani ikan saat musim kemarau
*Baca juga  Plastik UV Import Merk Vatan Kandungan UV Protektor 6% Untuk Proses Pengeringan (Solar Tunnel Dryer)
Seiring dengan berkembangnya teknologi alat dan mesin perikanan, ragam alas dan dinding untuk kolam pun semakin banyak pilihan. Sebut saja plastik uv, geomembran, alasterpal, dan tentu saja alas semen.

> Plastik UV

Plastik uv biasanya digunakan untuk greenhouse atau polytunnel dryer ternyata juga mampu digunakan untuk alas kolam,karena campuran zat aditive dalam plastik uv memberikan ketahanan maksimal meskipun digunakan didalam air dalam jangka waktu lama. Selan itu dengan mengaplikasikan plastik uv yang mengandung antibacteria akan memperlambat pertumbuhan lumut dalam tambak.

> Geomembran

Geomembran merupakan alas kedap cairan sehingga cocok diaplikasikan dalam konstruksi tambak, kolam, dan media akuakultur lainnya. Geomembran mudah dibentuk, disambung, serta diperbaiki dengan mengaplikasikan alat hot wedge, extruder atau las plastik. Salah satu kelebihan alas ini yaitu lebih cepat dalam hal instalasi dibandingkan dengan pembuatan beton maupun batu kali. Di samping itu, karakteristiknya yang kedap cairan membuat penggunaan geomembran dapat membantu menjaga lingkungan agar tidak tercemar limbah perikanan.

alas geomembran terbuat dari polimer yang bersifat lentur, fleksibel, memiliki daya tahan terhadap cuaca, tahan terhadap korosi, sinar ultraviolet, dan serangan jamur. Karakteristik lainnya yaitu memiliki titik leleh yang relatif tinggi. Meskipun demikian, fitur ini berbeda-beda berdasarkan produsen pembuatnya.

Hasil uji laboratorium bahkan menyatakan daya tahannya jauh lebih lama. Salah satu metode tes yang terkemuka, ASTM (American Standard Testing Methods) D 5397, menguji aspek kekuatan menahan beban suatu material. Berdasarkan tes ini, diperoleh umur pakai geomembran secara ekstrapolasi mencapai 1000 tahun jika suhu pemakaian 20 oC.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dibandingkan dengan mengaplikasikan semen, instalasi tambak dengan mengaplikasikan geomembran dapat menghemat biaya investasi hingga 30—40%. Bahkan, di berbagai daerah, seperti di Lampung, geomembran bekas (used geomembran) pun masih bisa dijual kembali ke sesama petambak.

Di pasaran, geomembran tersedia dalam berbagai jenis bahan dan ukuran ketebalan, antara lain geomembran HDPE (High Density Polyethilena) dan LLDPE (Low Density Polyethylene).

Terlepas dari berbagai keunggulannya, alas geomembran dapat mengalami kerusakan jika terkena benda tajam, misalnya kerikil yang permukaannya tajam atau terkena alat yang memiliki ujung runcing. Untuk mencegah hal ini, biasanya alas geomembran diberi tambunan di atasnya sebagai pelindung. Bahan yang dapat dijadikan pelindung ini antara lain pasir, ban bekas yang diisi pasir, batuan kecil, atau geotekstil. Pemberian material tambunan ini dapat mencegah kontak langsung antara alas geomembran dengan permukaan yang tajam atau runcing.

> Alas Terpal

Harga yang terjangkau dan pemasangan yang mudah, menjadi alasan pemilihan terpal. Alih-alih mengaplikasikan kolam semen, para pembudidaya memilih alasterpal karena alasan kepraktisannya. alasterpal relatif lebih kuat dan awet dibandingkan lembaran plastik.

Terpal tersedia dalam berbagai ukuran dan warna. Namun, untuk budidaya perikanan biasanya yang digunakan adalah berwarna biru dan cokelat. Terdapat dua jenis terpal berdasarkan bahan penyusunnya, yaitu terpal plastik dan terpal karet atau terpaulin. Daya tahan kolam terpal karet atau terpaulin dapat mencapai 5—6 tahun. Menurut pengakuan Samuel, pengelola Selviquarium, terpal plastik dapat bertahan 2—3 tahun.

Umumnya, alasterpal yang tersedia di pasar dijual dalam bentuk lembaran dan bisa disesuaikan ukurannya, sesuai kebutuhan. Saat ini, terpal tidak hanya tersedia dalam bentuk lembaran. berbagai pemasok sudah menyediakan terpal siap pakai sehingga pembudidaya tidak perlu repot merancang, memotong, dan melubangi terpal u ntuk membuat kolam ikan.

Menurut Jefry, salah seorang praktisi pembudidaya ikan lele, faktor penting dalam pembuatan kolam terpal adalah pembuatan rangka sebagai penahan atau pendukung terpal. Rangka kolam dapat dibuat dari kayu, bambu, atau logam. Di samping itu, rangka dapat ditiadakan dengan syarat tanah harus digali terlebih dahulu.

> Semen

Di antara sekian alternatif bahan dinding dan alas tambak dan kolam, konstruksi dinding semen dan beton memakan biaya paling besar. Biaya investasi pembuatannya relatif mahal, tetapi dengan daya tahan bahan hingga puluhan tahun. Untuk itu, sebelum pembangunan kolam atau tambak semen, diperlukan pertimbangan rancangan dan lokasi secara masak.

Kolam semen relatif lebih aman dari serangan hama pembuat lubang, misalnya kepiting karena permukaannya keras. Di samping itu, karena daya tahannya, pematang kolam yang terbuat dari semen dapat menahan tekanan akibat ketinggian air. Menurut Jefry, salah seorang praktisi perikanan, untuk luasan petak kolam 100 meter persegi, lebar pematang 30—40 cm, dengan ketinggian 1—1,5 m, sudah cukup kuat untuk tekanan air di dalamnya.

*Kami menyediakan plastik ultraviolet lokal / import Hub : 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 . Klik DISINI untuk info harga plastik uv tahun 2017.