Jual Plastik UV (Ultra Violet) Untuk Greenhouse: Cara Mudah Budidaya Sawi Hidroponik Supaya Hasil Panen Lebih Optimal

Minggu, 09 April 2017

Cara Mudah Budidaya Sawi Hidroponik Supaya Hasil Panen Lebih Optimal


Siapa yang tidak mengenal SAWI.Sawi merupakan sekelompok tumbuhan dari marga Brassica yang dapat dimanfaatkan daun atau bunganya untuk bahan pangan, baik segar maupun untuk dimasak.
Sawi sering kita jumpai sehari-hari baik itu di pasar maupun supermarket.
Menanam sawi hidroponik tidaklah sesulit yang anda bayangkan.Berikut merupakan teknik budidaya sawi dengan cara hidroponik agar hasil panen anda menjadi lebih optimal.
*Baca Juga : Tips Jitu Budidaya Kacang Tanah Dengan Hasil Melimpah

Mempersiapkan Alat serta Bahan:
Benih sawi
Botol minuman bekas/pipa paralon pvc
Pisau / gunting untuk memotong botol
Peralatan hidroponik,baik membeli maupun membuat sendiri
Benih sawi/ kecambah sawi
Rockwool
Media tanam berupa tanah serta kompos
Air
Cairan bernutrisi
Nampan/ baki

Menumbuhkan Benih
Siapkan nampan/ baki, lalu pasang rockwool diatasnya.
Siram rockwool menggunakan air secukupnya hingga basah, tapi jangan sampai tenggelam.
Taburkan biji sawi diatas rockwool yang basah. Tidak perlu banyak, cukup 1 – 5 benih saja.
Letakkan hasilnya di tempat yang gelap, bisa berupa kolong tempat tidur maupun lemari.
Tunggu 24 sampai 48 jam. Kira-kira biji akan berkecambah.
Setelah berkecambah, pindahkan nampan/baki ke tempat yang terkena sinar matahari tetapi tidak terkena air hujan.
Pada usia antara 1 – 2 minggu, benih sudah siap dipindahkan ke media tanam hidroponik.

Memindahkan Benih Ke Media Tanam
Setelah benih sawi cukup tua, langkah selanjutnya dari cara menanam sawi secara hidroponik ialah memindahkan ke media tanam hidroponik.Anda bisa membeli peralatan hidroponik maupun membuat sendiri dari botol plastik bekas maupun pipa paralon pvc.
Campurkan tanah serta kompos, lalu letakkan pada media tanam hidroponik
Buatlah lubang di tengah media tanam kira- kira dalamnya 1cm
Cabut benih sawi dari rockwool dengan hati-hati. Jangan sampai akarnya putus.
Tanam benih sawi di lubang yang telah anda buat, usahakan agar akarnya tidak menekuk karena akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
Tutuplah lubang dengan campuran tanah serta kompos.Jika anda menanam dengan hidroponik model sumbu, pastikan cairan nutrisi tidak sampai kehabisan. Jika anda memakai sistem semprot, jangan lupa menyemprot tanaman dengan cairan nutrisi setiap hari.Letakkan tanaman pada tempat yang terkena cahaya matahari tetapi tidak terkena hujan.
*Baca Juga : Inilah 5 Langkah Pengolahan Sampah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Perawatan sawi 
Untuk perawatan tanaman sawi, anda hanya perlu memperhatikan asupan larutan nutrisi. Pastikan nutrisi yang di berikan pada sawi selalu terpenuhi dengan maksimal, karena larutan ini adalah satu-satunya nutrisi bagi tanaman sawi.
Selain itu, anda juga harus memperhatikan pertumbuhan daun sawi, buang daun sawi yang sudah menguning.Bersihkan juga gulma yang menggangu serta menghambat pertumbuhan sawi.

Pemanenan
Sejak dari proses penanaman,sawi hidroponik dapat dipanen pada umur 2 sampai 3 bulan. Tetapi jika varietasnya merupakan varietas unggul serta dirawat dengan baik, masa panen tersebut dapat lebih singkat.Adapun cara memanennya yaitu memetik tangkai daun sawi tersebut atau dipotong di bagian batangnya secara langsung.Pastikan saat pemanenan anda tidak merusak daun sawi, karena dapat menurunkan kualitas serta harga sawi saat dijual nanti. Selamat mencoba menanam...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar