HUBUNGI KAMI

PLASTIK UV GREENHOUSE

Jual Plastik UV, Pabrik Plastik UV, Distributor Plastik UV, Plastik Ultra Violet, Plastik UV Untuk Greenhouse, Jual Plastik UV di Surabaya, Harga Jual Plastik UV, Jual Plastik UV Untuk Greenhouse, Cara Jual Plastik UV, Plastik UV Untuk Greenhouse Atap Greenhouse, Iklan Plastik UV, Daftar Harga Plastik UV, Plastik Ultraviolet, Plastik UV Untuk Atap Kandang Ternak, Plastik UV Untuk Alas Kolam Ikan, Plastik UV Untuk Pengeringan (Penjemuran)


Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Bagaimana Cara Kerja Dutch Bucket System? Baca Ini Dulu


Jual Plastik UV Lokal & Impor - Lim Corporation

 Pernah dengar istilah Dutch Bucket System (DBS) dalam metode hidroponik? Pasti pernah ya..anda kan penggemar hidroponik atau setidaknya anda ingin tahu tentang hidrponik kan? Konon Dutch Bucket System pertamakali dikembangkan di negeri kincir angin, Belanda. Pada saat ini Dutch Bucket System juga  merupakan teknik hidroponik yang paling populer di dunia. Pertanian modern dalam skala besar di negara asalnya yaitu Belanda rata-rata sudah banyak menggunakan teknik ini. DB sistem ini juga banyak diadopsi di berbagai negara di dunia dalam budidaya pertanian mereka. Hal ini sangat beralasan, dikarenakan sistem DB terbukti sangat mampu untuk meningkatkan hasil panen dengan teknik yang sangat sederhana. Dutch Bucket System juga dikenal sebagai istilah Bato Bucket System.

Secara umum pengertian Dutch Bucket System (Sistem DB) merupakan teknik bercocok tanam hidroponik yang ditekankan pada sirkulasi dan efesiensi pemakaian air. Pada teknik hidroponik sistem DB ini air nutrisi dialirkan dari tandon nutrisi ke media tanam secara terus menerus dan sebagian air nutrisi tersebut kembali ka tandon. Air pada nutrisi tersebut juga dialirkan secara periodik selama waktu tertentu dan juga diatur sesuai dengan keinginan. Cara kerja sistem DB sama dengan NFT System, hanya saja instalasinya yang berbeda.

BACA JUGA: 
Ada 5 bagian yang penting dalam teknik hidroponik Dutch Bucket System, yaitu bucket, pipa inlet, pipa outlet, tandon nutrisi dan pompa air. Berikut ini cara kerja Dutch Bucket System serta peran masing-masing pada bagian tersebut :

a). Bucket (wadah atau ember) merupakan bagian yang sangat berfungsi sebagai tempat media tanam. Pada bagian bawah bucket tersebut juga terdapat lubang outlet yang letaknya sedikit lebih tinggi dari dasar bucket. Lubang outlet terhubung dengan pipa menuju tandon. Lubang outlet tersebut berfungsi untuk menjaga supaya larutan nutrisi tersedia dalam batas tertentu. Yang mempunyai tujuan supaya tumbuhan selalu mendapat pasokan nutrisi dan air, tetapi tidak berlebihan.

b). Pipa inlet ini merupakan pipa untuk mengalirkan larutan nutrisi pada media tanam. Pipa inlet terhubung langsung dengan pompa yang berada pada tandon nutrisi, larutan nutrisi yang terdapat dari pipa inlet dialirkan ke media tanam melalui selang kecil yang pada umumnya berwarna hitam dan berukuran 5 mili meter.
Plastik Uv Pertanian
c). Pipa outlet merupakan pipa yang terhubung dengan lubang dibawah bucket, pipa outlet ini berfungsi untuk mengembalikan larutan nutrisi ke dalam tandon. Jika larutan nutrisi pada media tanam dalam bucket sudah melampaui ambang tetentu, maka kelebihan larutan nurtrisi tersebut secara otomatis akan kembali ke tandon.

d). Tandon nutrisi juga merupakan wadah yang dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan larutan nutrisi. Didalam tandon terdapat juga pompa yang dapat berfungsi untuk mengalirkan larutan nutrisi ke tumbuhan.

e). Pompa ini merupakan alat yang paling penting yang wajib ada pada sistem DB. Tanpa pompa larutan nutrisi tidak akan dapat disirkulasikan dari tandon ke media tanam dan selanjutnya dikembalikan ke tandon. Pompa juga diatur secara otomatis untuk dapat mengalirkan nutrisi secara periodik selama waktu yang dapat ditentukan.

https://bit.ly/2dWIjly

Media tanam yang dapat digunakan pada Dutch Bucket System antara lain hidroton, perlite, batu apung atau zeolit. Media tanam dapat juga menggunakan cocopeat, arang sekam dan zeolit. Beberapa campuran cocopeat dan arang sekam yang diletakkan pada lapisan bawah sedangkan zeolit diatasnya. Bucket tidak dapat diisi penuh pada media tanam, tetapi hanya seperempat bagian saja. Beberapa jenis tumbuhan yang banyak ditanam dengan DB System antara lain tomat, semangka, terung, cabai, paprika, anggur, mentimun dan melon. Namun dengan ini sebenarnya hampir semua jenis tumbuhanb semusim dapat juga ditanam dengan menggunakan sistem ini.

a. Fleksibel, Dutch Bucket System juga dapat diaplikasikan dengan baik maupun dengan skala kecil (hobi) dan juga skala besar (skala budidaya).
b. Sangat sederhana dan relatif murah karena dapat dibuat dengan barang-barang bekas dan peralatan yang seadanya.
c. Tumbuhan lebih subur dan produktif, karena dengan adanya sirkulasi air dan nutrisi yang juga memungkinkan terdapat lebih banyak oksigen pada larutan nutrisi tersebut.
 
banner-plastik

* Info selengkapnya mengenai harga Plastik UV klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Plastik UV untuk greenhouse atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan hari besar TUTUP ).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487 ( Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

Catatan :
- Minimal order 3 roll
- Harga Franco Surabaya
- Harga netto ( tidak termasuk PPN )
- Harga tidak mengikat bisa berubah sewaktu - waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bagaimana Cara Kerja Dutch Bucket System? Baca Ini Dulu "

Posting Komentar