HUBUNGI KAMI

PLASTIK UV GREENHOUSE

Jual Plastik UV, Pabrik Plastik UV, Distributor Plastik UV, Plastik Ultra Violet, Plastik UV Untuk Greenhouse, Jual Plastik UV di Surabaya, Harga Jual Plastik UV, Jual Plastik UV Untuk Greenhouse, Cara Jual Plastik UV, Plastik UV Untuk Greenhouse Atap Greenhouse, Iklan Plastik UV, Daftar Harga Plastik UV, Plastik Ultraviolet, Plastik UV Untuk Atap Kandang Ternak, Plastik UV Untuk Alas Kolam Ikan, Plastik UV Untuk Pengeringan (Penjemuran)


Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Ini Dia Perkembangan Pertanian Organik Di Indonesia


 

Jual Plastik Uv Pertanian Murah - Lim Corporation

 Pemakaian pupuk dan pestisida kimia di Indonesia dimulai pada tahun 1970. Dalam kurun waktu tersebut, pemerintah sedang mengadakan program revolusi hijau. Pemakaian bahan agrokimia tersebut memang cukup berhasil meningkatkan produktivitas terutama dalam bidang pertanian dan perkebunan. Akan tetapi, dalam prosesnya, pemakaian pupuk dan pestisida kimia mempunyai beberapa dampak negatif. Dampak negatifnya merupakan adanya residu yang beracun dalam produk perkebunan dan pertanian, hama yang menjadi resisten, hingga pencemaran air tanah dan perairan lain. Selain keuntungan dalam sudut pandang lingkungan, permintaan produk pertanian organik terus meningkat dan dihargai lebih tinggi daripada produk pertanian konvensional. Oleh karena itu, pertanian organik di Indonesia mulai dilirik oleh para petani akibat harga pupuk dan pestisida yang sintentik yang sangat tinggi dan untuk menyelesaikan masalah-masalah pertanian di Indonesia.

kelebihan dari pertanian organik.

Lebih Ramah Lingkungan
Pertanian organik merupakan sistem pertanian yang memakai bahan-bahan alami sebagai penunjang dengan pemakaian bahan kimiawi sintetik seminimal mungkin. Bahan-bahan alami yang dimaksud yaitu produk dari makhluk hidup. Misalnya, sisa pencernaan yang dibuat menjadi pupuk, bahan fitokimia, antimikroba, dan sebagainya. Pemanfaatan produk dari makhluk hidup dianggap sangat menguntungkan karena alam akan sangat mudah merubahnya Berbeda dengan bahan kimia sintetik yang susah diurai kembali dan cenderung menumpuk di alam.

BACA JUGA:

Pemakaian pupuk dan pestisida buatan memang sangat efektif untuk meningkatkan produktivitas jangka pendek. Sayangnya, pemakaian pupuk dan pestisida buatan dapat mengancam kelestarian lingkungan. Kerusakan yang diakibatkan oleh pemakaian pupuk dan pestisida kimiawi antara lain : Mencemari udara, perairan, tanah dan meninggalkan residu beracun pada produk hasil pertanian
Membunuh beberapa serangga yang berguna bagi tumbuhan seperti predator alami hama dan serangga polinator, Mengganggu keseimbangan kimiawi tanah, Membunuh mikroba tanah yang berperan dalam siklus unsur hara yang membuat tanah miskin hara. Pemanfaatan pupuk kompos dan pestisida nabati yang berasal dari sampah organik dapat mengatasi kerusakan lingkungan. Pemakaian 2 bahan alami tersebut membantu mikroba tanah kembali berkembangbiak. Penambahan mikroba tertentu seperti pelarut fosfat, mikroba penambat nitrogen, dan penghasil zat pengatur tumbuh juga akan menambah unsur hara dalam tanah secara alami dan berkelanjutan.

Lebih Ekonomis dan Terjangkau
Keuntungan lain dari sistem pertanian organik merupakan lebih ekonomis. Para petani akan mendapatkan pupuk organik seperti pupuk kandang dan kompos dengan harga yang lebih murah. Bahkan, petani dapat memproduksinya sendiri dari limbah hasil pertanian. Dengan sedemikian, biaya untuk mengadakan pupuk dan pestisida dapat ditekan. Populernya gaya hidup sehat meningkatkan permintaan pasar akan produk pertanian organik seperti beras, sayur, dan buah-buahan organik. Harga jual produk organik tersebut cukup tinggi. Misalnya, di supermarket, harga jual sawi organik dapat mencapai puluhan ribu, lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga sawi hasil pertanian konvensional yang dijual di tempat yang sama. Harga jual dan permintaan yang tinggi ini dapat meningkatkan pendapatan petani.

Jual Plastik Uv Best Quality

Perkembangan Pertanian Organik di Indonesia
Pertanian organik di Indonesia disinyalir berkembang di Cisarua pada tahun 1984 lalu. Adalah Yayasan Bina Sarana Bakti yang mengonsep dan menanamkan sistem pertanian berkelanjutan ini pada beberapa kelompok tani. Yayasan tersebut memulai sistem pertanian organiknya di lahan seluas 4 Ha dan terus berkembang ke wilayah Indonesia yang lain. Perkembangan ini disebabkan oleh makin tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Henny Mayrowani (2012) melaporkan bahwa lahan pertanian organik di Indonesia terus meningkat per tahunnya. Dalam kurun waktu tahun 1999 hingga 2009 lalu, terjadi peningkatan lahan pertanian organik dunia dari 11 juta hektar menjadi 37 juta hektar. Meski meningkat tajam, presentase jumlah lahan pertanian organik di Asia, termasuk Indonesia, lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara Uni Eropa. Dalam kurun waktu tahun 2007 sampai 2011, pertumbuhan luas lahan pertanian organik di Indonesia hanya menyentuh kisaran angka 225.063 hektar saja. Meski tercatat peningkatan tajam pada tahun 2007-2008, pertanian organik Indonesia akhirnya stagnan pada tahun 2009 sampai 2011.

https://bit.ly/2dWIjly

 Republika melaporkan bahwa pemerintah telah memberikan 100 sertifikat pangan dan desa organik bagi desa-desa penerap kebijakan organik di seluruh pelosok negeri. Sertifikasi organik tersebut merupakan bukti kepercayaan dan uji kualitas terhadap produk pertanian organik yang dihasilkan. Lalu, pada artikel yang diklaim pada tahun 2017 tersebut, pertumbuhan lahan pertanian organik telah mencapai 0.14% dari seluruh luas lahan pertanian di Indonesia. Pertanian organik menjanjikan keseimbangan antara keberlanjutan lestarinya lingkungan dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Sayangnya, perkembangan pertanian organik di Indonesia belum terlalu pesat. Perlu dilakukan penyuluhan, pendampingan, dan pemberian bantuan untuk petani-petani kecil daerah dalam mengimplementasikan sistem pertanian berkelanjutan ini. Harapannya, perkembangan pertanian organik di Indonesia akan lebih pesat seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani kecil di pedesaan.

banner-plastik

* Info selengkapnya mengenai harga Plastik UV klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Plastik UV untuk greenhouse atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan hari besar TUTUP ).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487 ( Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

Catatan :
- Minimal order 3 roll
- Harga Franco Surabaya
- Harga netto ( tidak termasuk PPN )
- Harga tidak mengikat bisa berubah sewaktu - waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Dia Perkembangan Pertanian Organik Di Indonesia"

Posting Komentar