HUBUNGI KAMI

PLASTIK UV GREENHOUSE

Jual Plastik UV, Pabrik Plastik UV, Distributor Plastik UV, Plastik Ultra Violet, Plastik UV Untuk Greenhouse, Jual Plastik UV di Surabaya, Harga Jual Plastik UV, Jual Plastik UV Untuk Greenhouse, Cara Jual Plastik UV, Plastik UV Untuk Greenhouse Atap Greenhouse, Iklan Plastik UV, Daftar Harga Plastik UV, Plastik Ultraviolet, Plastik UV Untuk Atap Kandang Ternak, Plastik UV Untuk Alas Kolam Ikan, Plastik UV Untuk Pengeringan (Penjemuran)


Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Inilah Tahapan Menanam Terong Dengan Teknik Dutch Bucket System


 Jual Plastik UV Pertanian Murah - Lim Corporation

 Didalam kalangan hidroponikers Indonesia sistem ini sangat populer dengan sebutan Sistem DB atau DB Sistem. Sistem DB merupakan teknik hidroponik yang dimana air dan nutrisi disirkulasikan secara terus – menerus dalam jangka waktu tertentu. Untuk mensirkulasikan larutan nutrisi sangat diperlukan dengan menggunakan pompa dan aliran listrik yang cukup stabil. Dan untuk mengatur aliran nutrisi secara periodik juga dibutuhkan timer yang diatur sedemikian rupa supaya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Alat lain yang hampir wajib dipasang pada sistem dutch bucket yaitu aerator. Aerator yang berfungsi untuk menghasilkan oksigen yang dibutuhkan oleh akar tumbuhan.  Namun dalam prakteknya, sistem dutch bucket dapat saja dimodifikasi, contohnya tanpa timer dan aerator. Seperti yang dilakukan oleh Ibu Dede Siti Hasanah ini, beliau menanam terung hidropnik menggunakan sistem DB tanpa memakai timer dan aerator. Beliau mengatur sirkulasi (aliran) nutrisi secara manual. Meskipun tanpa kedua alat tersebut tumbuhan terung hidroponik beliau mampu tumbuh dengan subur. Media tanam yang beliau gunakan merupakan media tanam yang pada umumnya digunakan dalam bercocok tanam secara hidroponik, yaitu dengan campuran arang sekam dan cocopeat.

BACA JUGA: 

A. Alat dan Bahan Untuk Menanam Terung Hidroponik
Jika anda mempunyai keinginan untuk mencoba teknik hidroponik dutch bucket system atau sistem DB, anda harus mempersiapkan beberapa peralatan dan bahan-bahan berikut ini:
a). Ember / Bucket (dapat dengan memanfaatkan barang bekas yang ada, contohnya bekas box ekrim)
b). Pot, yang ukuran pot harus sangat kecil dari bucket
c). Pipa paralon, elbow, sambungan pipa, valve socket dan faucet socket (yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan anda)
d). Selang fertigasi, nepple (sesuai kebutuhan)
e). Pompa
f). Bak nutrisi
g). Hidrotom, zeolit atau media tanam lainnya (yang sudah disediakan sesuai kebutuhan)
h). Benih terung
i). Nutrisi AB Mix

B. Cara Menanam Terung Hidroponik Dengan Teknik Dutch Bucket System (DBS)

1. Persiapan Bibit dan Cara Semai Terung Hidroponik
Benih terung disemai terlebih dulu, bibit dipindah tanam ke bucket setelah berusia 25 sampai 30 hari setelah semai. Untuk media semai anda dapat juga menggunakan arang sekam. Media semai arang sekam lebih baik daripada menggunakan tanah, karena bibit sangat mudah dicabut saat akan dipindah tanam dan kerusakan akar dapat diminimalisir. Bibit diletakkan/disemai secara teratur dengan jarak 3 x 3 cm, tutup tipis benih dengan arang sekam selanjutnya semprot dengan air (tanpa nutrisi) supaya media basah. Tutup semaian dengan plastik hitam, letakkan pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. 5 sampai 6 hari kemudian pada umumnya benih sudah mulai tumbuh, setelah tumbuh buka plastik penutup.
Plastik Uv Pertanian
2. Cara Membuat Media Tanam Terung Hidroponik
Pada umumnya media tanam yang dipakai menggunakan teknik hidroponik Dutch Bucket System merupakan hidroton atau zeolit. Namun disini juga menggunakan media tanam yang berbeda, yaitu campuran arang sekam dan cocopeat dengan perbandingan 1 : 1. Media tanam tersebut juga dapat dimasukkan kedalam pot yang sudah disediakan, yaitu pot yang berukuran lebih kecil dari bucket. Tekan-tekan sedikit supaya padat, namun jangan terlalu padat.

3. Cara Menanam Bibit Terung Hidroponik
Jika bibit terung sudah berumur 25 sampai 30 hari setelah semai, bibit siap untuk dipindah tanam. Pilihlah bibit terung yang sehat dan juga mempunyai vigor yang sangat kuat. Supaya akar tidak rusak, ambil bibit bersama media semainya dengan cara dicongkel. Tanam bibit terung tersebut pada pot yang sudah disiapkan. Setelah penanaman selesai, siram dengan larutan nutrisi (ppm rendah) supaya tidak layu. Selama 3 sampai 4 hari tumbuhan harus ternaungi untuk memberikan kesempatan tumbuhan beradaptasi. Selanjutnya buka sedikit demi sedikit naungan tersebut, hingga akhirnya tumbuhan tersinari matahari secara langsung.

4. Kebutuhan Nutrisi dan ppm Terung Hidroponik
a). Pada awal media tanam, yaitu 0 hari setelah tanam berikan nutrisi dengan ppm 1000. Pemberian nutrisi dengan ppm 1000 ini berlanjut hingga tumbuhan berusia 3 minggu setelah tanam.
b). Setelah tumbuhan terung berusia 3 minggu, naikkan ppm nutrisi menjadi 1500. Dan berlanjut sampai tumbuhan terung hidroponik memasuki masa generatif (masa pembungaan).
c). Sejak tumbuhan terung hidroponik memasuki masa generatif, naikkan ppm menjadi 1.750.

https://bit.ly/2dWIjly

5. Jadwal Pemberian Nutrisi Terung Hidroponik
Larutan nutrisi yang berada pada tandon, dialirkan ke tumbuhan dengan melalui pipa inlet dan selang fertigasi yang menggunakan pompa. Karena disini tidak menggunakan timer, maka menghidupkan dan mematikan pompa secara manual. Pompa dinyalakan setiap hari selama 10 jam nonstop. Pompa mulai dinyalakan pada jam 07.00 hingga jam 17.00 dan pada malam hari pompa tidak bekerja (dimatikan).

6. Cara Mengendalikan Hama dan Penyakit Terung Hidroponik
Untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tumbuhan terung hidroponik dilakukan seperti pada tumbuhan terung pada umumnya.
 
banner-plastik

* Info selengkapnya mengenai harga Plastik UV klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Plastik UV untuk greenhouse atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan hari besar TUTUP ).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487 ( Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

Catatan :
- Minimal order 3 roll
- Harga Franco Surabaya
- Harga netto ( tidak termasuk PPN )
- Harga tidak mengikat bisa berubah sewaktu - waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Tahapan Menanam Terong Dengan Teknik Dutch Bucket System "

Posting Komentar