HUBUNGI KAMI

PLASTIK UV GREENHOUSE

Jual Plastik UV, Pabrik Plastik UV, Distributor Plastik UV, Plastik Ultra Violet, Plastik UV Untuk Greenhouse, Jual Plastik UV di Surabaya, Harga Jual Plastik UV, Jual Plastik UV Untuk Greenhouse, Cara Jual Plastik UV, Plastik UV Untuk Greenhouse Atap Greenhouse, Iklan Plastik UV, Daftar Harga Plastik UV, Plastik Ultraviolet, Plastik UV Untuk Atap Kandang Ternak, Plastik UV Untuk Alas Kolam Ikan, Plastik UV Untuk Pengeringan (Penjemuran)


Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Keuntungan Jika Berbudidaya dengan Sistem Minapadi

Jual Plastik UV Pertanian Murah - Lim Corporation

Sistem mina padi merupakan cara pemeliharaan ikan di sela-sela tumbuhan padi. Jenis ikan yang dapat dipelihara pada sistem tersebut merupakan ikan mas, nila, mujair, karper, tawes dan lain-lain. Ikan nila merupakan jenis ikan yang sangat baik untuk dapat dipelihara di sawah, karena ikan tersebut dapat tumbuh dengan baik meskipun di air yang dangkal, dan juga sangat tahan terhadap sinar matahari. Supaya pada masa pertumbuhan tumbuhan padi tidak dapat terganggu, pada saat pemeliharaan ikan di sawah harus disesuaikan dengan sistem pengairan yang sudah ada, sehingga pada saat produksi padi tidak dapat terganggu. Sawah yang sesuai untuk mina padi merupakan sawah yang berpengairan teknis maupun setengah teknis.

Usaha mina padi selain merupakan usaha yang sangat menguntungkan, juga dapat untuk meningkatkan pendapatan para petani, serta dapat membantu program pemerintah dalam usaha untuk memenuhi gizi keluarga. Selain itu, dari keuntungan yang didapat pada sistem mina padi ini di antaranya adalah: Dapat mengurangi hama penyakit pada tumbuhan padi seperti contoh hama tikus, keong mas dan wereng. Lahan sawah menjadi sangat subur dengan adanya kotoran ikan yang mengandung berbagai unsur hara.  Dapat mengurangi pemakaian pupuk. Ikan dapat juga membatasi tumbuhnya tumbuhan lain yang bersifat kompetitor (pesaing) dengan padi dalam pemanfaatan unsur hara.  Dapat mengurangi biaya penyiangan tumbuhan liar.  Budidaya mina padi tidak terlalu berbeda dengan budi daya padi sawah umumnya. Dimulai dari penyemaian bibit hingga panen, semuanya relatif sama. Namun ada juga beberapa hal yang perlu untuk dapat diperhatikan, berikut beberapa di antaranya:

BACA JUGA: 

Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan dengan tujuan untuk menambah kesuburan pada tanah dan dapat menumbuhkan plankton-plankton sebagai pakan alami pada ikan. Pemupukan Dasar. Pupuk kandang/kotoran ayam: 1 sampai 2 ton/ha sebagai pupuk dasar diberikan sesudah pengolahan tanah. Pupuk buatan juga dapat diberikan pupuk NPK dengan takaran pupuk P dan K yang berdasarkan kadar atau status unsur hara P dan K tanah. Untuk tanah dengan kandungan P rendah, dengan takaran pupuk: 125 kg SP-36/ha. Untuk tanah dengan status P tinggi dengan takaran pupuk: 50 kg/ha. Pupuk P dapat diberikan pada saat tanam atau paling lambat pada usia 3 minggu. Pupuk K hanya untuk diperlukan pada saat tanah yang mengandung unsur hara K yang sangat rendah yang diberikan sekaligus pada masa tanam secara bersamaan dengan pemberian pupuk Urea dan SP-36 sebagai pupuk dasar atau paling lambat pada usia 40 hari atau menjelang fase primordia. Pemupukan Susulan. Pupuk susulan berupa 50 kg/ha Urea, diberikan 2 minggu kemudian dengan cara ditebar.
Plastik Uv Pertanian
Pemilihan Varietas Padi dan Bibit Ikan

Varietas padi yang cocok untuk sistem mina padi merupakan yang dapat mempunyai karakteristik sebagai berikut:  Perakaran dalam, supaya padi yang ditanam tidak mudah roboh sehingga dapat menghambat pergerakan ikan.  Cepat beranak (bertunas), untuk menghindari keterlambatan pertumbuhan tunas akibat genangan air. Batang kuat dan tidak mudah rebah, untuk menghindari pertumbuhan batang yang lemah akibat serapan air ketumbuhan yang sangat tinggi. Tahan terhadap genangan pada awal pertumbuhan. Daun yang tegak untuk memperbanyak mendapatkan sinar matahari yang dapat diterima pada permukaan daun, sehingga saat proses fotosintesis sangat baik dan pertumbuhan padi juga semakin meningkat.
    
Varietas padi tahan hama dan penyakit

Berdasarkan kriteria di atas maka petani banyak menjatuhkan pilihan pada varietas padi Ciherang. Jumlah benih padi yang sangat diperlukan kurang lebih 25 kg/ha. Bibit padi dapat ditanam setelah ditumbuhkan terlebih dulu selama 15 sampai 21 hari. Sistem tanam yang sering digunakan dalam mina padi Jajar Legowo 2:1 atau 4:1. Ada juga kriteria benih ikan yang cocok untuk sistem mina padi adalah: Tahan terhadap goncangan lingkungan dan penyakit, Mempunyai pertumbuhan yang cepat, Disukai konsumen, Nilai ekonominya sangat tinggi, dan diutamakan yang tidak berwarna cerah untuk dapat menghindari serangan pada hama terutama hama burung, Jenis ikan yang dapat dipilih sesuai kriteria di atas yaitu ikan nila (ukuran 5 sampai 8 cm).

Penebaran Benih Ikan

Waktu yang tepat untuk menebar benih ikan yaitu pada saat tumbuhan padi berumur 30 HST (Hari Setelah Tanam) merupakan setelah penyiangan pertama dan pemupukan dasar. Penebaran dapat dilakukan pada saat sore atau pagi hari.Yang bertujuan untuk dapat menghindari obat-obatan atau pupuk. Jumlah benih ikan tebar padat dengan ukuran 5 sampai 8 cm kurang lebih berjumlah sekitar 1000 sampai 2000 ekor/hektar. Pengaturan air setelah penebaran benih ikan dengan ketinggian mengikuti pertumbuhan pada tumbuhan. Pada pintu pemasukan dan pengeluaran air juga dipasang saringan dari kawat atau anyaman bambu untuk mencegah keluarnya ikan yang dipelihara dan mencegah ikan liar yang masuk ke dalam petakan sawah. Pada pintu pengeluaran air juga diperlukan untuk diatur sedemikian mungkin, untuk dapat menahan air sesuai dengan kebutuhan dan membuang air yang berlebihan pada saat terjadi hujan.

https://bit.ly/2dWIjly
Pemeliharaan Ikan

Pemberian pakan ikan dapat diberikan setelah 3 hari benih ikan ditebar di sawah. Jenis pakan yang dipilih merupakan pakan apung dengan kadar protein 28 sampai 32%. Pemberian pakan dihentikan setelah ikan berkurang nafsu makannya. Periode pemberian pakan sebaiknya dilakukan 2 kali sehari pada saat waktu pagi dan waktu sore hari. Untuk memelihara kesuburan padi maka dapat diberikan pupuk kandang setelah ikan berumur 2 sampai 3 minggu, dengan cara ditebar. Dosis yang dipakai kurang lebih 0,25 kg/m2.

Pemanenan

Pada saat panen yang paling tepat merupakan ketika 90% gabah menguning. Panen ikan dilakukan 10 hari sebelum Pada saat panen padi dengan cara mengeringkan petakan sawah. Setelah air surut maka ikan akan terkumpul pada kamalir/parit. Ikan yang ada dalam kamalir selanjutnya digiring menuju ke bak penampungan, selanjutnya ikan ditangkap dengan memakai scoop-net. Ikan-ikan yang tertangkap selanjutnya ditampung di tempat penampugan yang berisi air bersih.
banner-plastik
Plastik UV Pertanian
 *Info selengkapnya mengenai harga Plastik UV klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Plastik UV untuk greenhouse atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan hari besar TUTUP ).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487 ( Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

Catatan :
- Minimal order 3 roll
- Harga Franco Surabaya
- Harga netto ( tidak termasuk PPN )
- Harga tidak mengikat bisa berubah sewaktu - waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Keuntungan Jika Berbudidaya dengan Sistem Minapadi"

Posting Komentar