HUBUNGI KAMI

PLASTIK UV GREENHOUSE

Jual Plastik UV, Pabrik Plastik UV, Distributor Plastik UV, Plastik Ultra Violet, Plastik UV Untuk Greenhouse, Jual Plastik UV di Surabaya, Harga Jual Plastik UV, Jual Plastik UV Untuk Greenhouse, Cara Jual Plastik UV, Plastik UV Untuk Greenhouse Atap Greenhouse, Iklan Plastik UV, Daftar Harga Plastik UV, Plastik Ultraviolet, Plastik UV Untuk Atap Kandang Ternak, Plastik UV Untuk Alas Kolam Ikan, Plastik UV Untuk Pengeringan (Penjemuran)


Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Cara Menanam Wortel Agar Berbuah Lebat dan Panen Berkualitas

Jual Plastik UV Best Quality - Lim Corporation 

Wortel atau disebut Daucus carota L. merupakan tumbuhan sayuran yang diambil umbinya. Umbi wortel berwarna oranye terang, rasanya juga gurih, renyah dan sedikit manis. Sayuran ini dikenal sebagai sumber dari vitamin A, selain itu wortel juga mengandung banyak vitamin B dan vitamin C. Dilihat dari bentuknya terdapat sekitar 3 jenis wortel. Pertama yaitu jenis imperator. Umbinya yang bulat dan panjang, ujungnya lancip, terdapat akar serabut pada umbinya. Kedua yaitu jenis chantenay.

Umbinya juga bulat dan sangat panjang bersih dari akar serabut, ujungnya tumpul cenderung sedikit membulat. Ketiga yaitu jenis nantes. Dari sifat dan bentuknya campuran dari kedua jenis di atas. Budidaya wortel sangat cocok untuk dilakukan di dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari sekitar 1000 meter dpl. Meskipun begitu, budidaya wortel masih dapat juga dilaksanakan pada lahan di atas sekitar 500 meter dpl. Tumbuhan wortel menyukai tanah yang mengandung banyak humus dan gembur dengan tingkat keasaman antara pH sekitar 5,5 sampai 6,5.

BACA JUGA: 

Persiapan lahan budidaya wortel

Lahan untuk budidaya wortel harus dibajak atau dicangkul terlebih dulu sedalam kurang lebih sekitar 40 cm. Kedalaman ini sangat penting untuk mengingat tumbuhan wortel yang akan dipanen umbinya. Tanah yang gembur akan memberikan keleluasaan pada umbi untuk tumbuh dengan sangat sempurna. Budidaya wortel pada struktur tanah yang sangat keras akan menghambat dari proses pertumbuhan umbi. Bentuk umbi menjadi sangat pendek dan tumbuh cabang pada badan umbi. Setelah tanah digemburkan buatlah bedengan dengan lebar sekitar 1 meter dan panjang disesuaikan dengan bentuk lahan. Ketinggian bedengan sekitar 20 sampai 30 cm. Saat membentuk bedengan, campurkan pupuk kompos atau pupuk kandang sebagai pupuk dasar. Dosis pemberian pupuk sebanyak sekitar 15 sampai 20 ton per hektar. Jumlah yang tepatnya disesuaikan dengan tingkat kesuburan pada tanah.

Penanaman benih wortel
Plastik Uv Pertanian
Proses penanaman benih dalam budidaya wortel dapat dilakukan secara langsung, tanpa tahap proses penyemaian terlebih dulu. Kebutuhan benih untuk budidaya wortel kurang lebih sebanyak sekitar 3 sampai 5 kg per hektar. Benih wortel berasal dari biji, bentuknya sangat kecil dan cenderung menempel karena memiliki serabut seperti bulu pada dasar permukaannya. Jadi, sebelum ditaburkan gosokkan terlebih dulu dengan telapak tangan supaya benih tidak saling menempel. Atau, campurkan abu pada benih tersebut.

Pemeliharaan tanaman wortel

Proses pemupukan susulan diberikan setelah tumbuhan berusia sekitar 1 bulan. Untuk budidaya wortel secara organik, pakailah pupuk kompos atau pupuk kandang. Dapat juga dengan mengimplementasikan pupuk cair organik atau pupuk hayati. Pupuk kompos ditaburkan pada atas permukaan bedengan sekitar tumbuhan. Dosisnya sekitar 10 sampai 15 kg per hektar. Untuk budidaya wortel non organik, pakailah campuran pupuk urea dan KCl dengan perbandingan sekitar 2:1 sebanyak sekitar 300 kg per hektar. Proses pemberian pupuk ditaburkan dalam bentuk alur yang berjarak sekitar 5 cm dari pangkal tumbuhan.

Hama dan penyakit

Hama yang sangat umum dijumpai dalam budidaya wortel merupakan ulat tanah dan kutu daun. Ulat tanah dapat diberantas dengan cara mencari sarangnya, selanjutnya diambil manual dan dibasmi. Lakukan pada pagi saat hari. Untuk mencegah serangan ulat, jaga selalu kebersihan lahan dan siangi gulma dengan secara teratur. Apabila serangan mengganas, dapat memakai pestisida jenis furadan. Kutu daun menyerang pada bagian pucuk daun dengan menghisap cairan dan merusak bentuk daun menjadi keriting.
https://bit.ly/2dWIjly

Untuk mengendalikan kutu daun lakukan rotasi tumbuhan supaya siklus hidupnya terputus. Proses penyemprotan dapat dengan memakai insektisida. Sedangkan penyakit yang sering menyerang budidaya wortel merupakan bercak daun dan bintil akar. Bercak daun ditimbulkan oleh sejenis cendawan Cercospora. Penyakit ini akan menyerang daun tua, gejalanya yaitu berupa bercak-bercak coklat dengan pinggiran sedikit hitam.

Cara panen budidaya wortel

Usaha tani budidaya wortel sudah dapat diambil hasilnya setelah sekitar 3 bulan hitung sejak benih ditanam. Waktu proses pemanenan harus benar-benar diperhatikan. Apabila usia tumbuhan terlalu tua tekstur umbi menjadi sedikit keras dan rasanya tidak enak. Cara memanen juga dilakukan dengan cara dicabut. Selanjutnya cuci atau bersihkan kotoran tanah yang menempel pada umbi dengan air bersih. Batang dipangkal umbi dapat dipotong atau dibiarkan. Tergantung dari keinginan pasar yang dituju.
banner-plastik
Plastik UV Pertanian
*Info selengkapnya mengenai harga Plastik UV klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Plastik UV  atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk greenhouse atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja ( Minggu dan hari besar TUTUP).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487 ( Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB )
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

Catatan :
- Minimal order 3 roll
- Harga Franco Surabaya
- Harga netto ( tidak termasuk PPN )
- Harga tidak mengikat bisa berubah sewaktu - waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Menanam Wortel Agar Berbuah Lebat dan Panen Berkualitas"

Posting Komentar