HUBUNGI KAMI

PLASTIK UV GREENHOUSE

Jual Plastik UV, Pabrik Plastik UV, Distributor Plastik UV, Plastik Ultra Violet, Plastik UV Untuk Greenhouse, Jual Plastik UV di Surabaya, Harga Jual Plastik UV, Jual Plastik UV Untuk Greenhouse, Cara Jual Plastik UV, Plastik UV Untuk Greenhouse Atap Greenhouse, Iklan Plastik UV, Daftar Harga Plastik UV, Plastik Ultraviolet, Plastik UV Untuk Atap Kandang Ternak, Plastik UV Untuk Alas Kolam Ikan, Plastik UV Untuk Pengeringan (Penjemuran)


Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

3 Jenis Kopi Beserta Varietasnya yang Populer, Berikut Penjelasannya!!

Distributor Plastik UV (Ultraviolet) Best Quality - Lim Corporation

Istilah jenis kopi sering kali digunakan untuk mengelompokkan kopi-kopi berdasarkan karakter rasa, daerah asal tumbuh, bahkan varietasnya.

Secara biologi, kata jenis merujuk pada sebuah klasifikasi taksonomi, yaitu spesies. Anggota-anggota dalam suatu spesies jika saling berkawin dapat menghasilkan keturunan yang fertil tanpa hambatan reproduktif.

Baca Juga:
Selain spesies, kita juga mengenal istilah varietas yang merupakan suatu peringkat taksonomi sekunder di bawah spesies. Suatu varietas menunjukan penampilan yang khas berbeda dari varietas lain, tetapi akan bersilang dengan bebas terhadap varietas lainnya.

Ada tiga spesies atau jenis kopi yang populer dikonsumsi khalayak yaitu arabika, robusta, dan liberika. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Arabika


Jenis kopi arabika adalah kopi pertama yang ditemukan di Ethiopia, kemudian oleh bangsa Arab disebarkan ke penjuru dunia. Oleh karena peran bangsa Arab itulah maka nama diberi nama ilmiah Coffea arabica.

Arabika adalah yang paling populer sejagad raya. Sekitar 70% perdagangan kopi di dunia didominasi oleh arabika, sisanya adalah robusta, liberika, dan jenis-jenis kopi lainnya. Harganya pun lebih mahal karena perawatan dan pembudidayaan tanamannya tidak mudah.

Ciri khas arabika adalah warna seduhan yang tidak terlalu kental. Selain itu, tingkat keasamannya lebih tinggi daripada kafein yang dikandungnya.

Jenis ini adalah yang paling diminati orang-orang karena bisa melahirkan beberapa varietas dengan aroma yang unik dan berbeda-beda. Dibandingkan dengan jenis-jenis kopi lainnya, Arabika memiliki aroma yang lebih wangi dan kaya.

Setidaknya ada dua varietas kopi arabika yang terkenal dan menjadi induk dari varietas-varietas yang tersebar di penjuru dunia.

a. Typica

Typica merupakan varietas kopi arabika tertua yang diambil dari Ethiopia. Boleh dikatakan bahwa varietas ini merupakan induk dari kebanyakan varietas arabika yang ada. Konon, kopi pertama yang dibawa Belanda ke Indonesia adalah typica.

b. Bourbon

Varietas ini lahir dari arabika yang dibawa oleh orang Perancis dari Yaman dan ditanam di Pulau Bourbon (sekarang Pulau La Reunion). Oleh karena berinteraksi dengan iklim dan tanah yang berbeda, tanaman arabika ini pun mengalami mutasi dan jadilah varietas bourbon.

2. Robusta atau Canephora


Jika diklasifikasikan berdasarkan taksonominya, sebenarnya kopi robusta adalah salah satu subspesies Coffea canephora, yaitu Coffea canephora var. Robusta. Setidaknya ada dua varietas utama Coffea canephora, yaitu robusta dan nganda. Namun, oleh karena sebagian besar jenis kopi canephora yang ditanam adalah varietas robusta, nama robusta pun digunakan secara umum untuk menyebut canephora.

Nama robusta diambil dari kata robust yang berarti kuat. Meski tanaman ini lebih tahan hama serta mudah perawatannya, kualitas buahnya lebih rendah dibanding arabika. Harganya pun relatif lebih murah. Indonesia sendiri termasuk penghasil kopi robusta terbesar setelah Vietnam dan Brazil. Lebih dari 80% produksi kopi Indonesia adalah robusta.

Menurut sejarah, robusta didatangkan ke Indonesia oleh Belanda untuk menggantikan produksi arabika yang pada masa itu terserang hama karat daun. Robusta hadir dengan ketahanan yang lebih baik terhadap hama.

Aroma robusta kuat, kasar, dan cenderung earthy dan nutty. Rasanya pun lebih pahit dibanding dengan jenis-jenis kopi lainnya. Hal ini membuatnya sangat cocok dijadikan minuman dengan campuran bahan lain seperti susu dan cokelat karena rasa kopinya tidak akan kalah.

Robusta tidak seperti arabika yang banyak dikembangkan sehingga varietasnya pun hanya sedikit. Namun, ada beberapa varietas yang lahir dari persilangan antara robusta dan arabika. Persilangan tersebut diharapkan menghasilkan tanaman yang beraroma arabika tapi punya daya tahan sekuat robusta.


Berikut ini adalah varietas hasil persilangan arabika dengan robusta yang populer. Hasil dari persilangan yang melibatkan dua jenis ini sering pula disebut dengan varietas hibrida.

a. Timor

Varietas timor yang juga dikenal dengan nama hibrido de timor ini adalah persilangan antara jenis kopi arabika dan robusta. Nama timor diambil dari tempat tanaman ini dikembangkan, yaitu Pulau Timor. Tujuan persilangan ini adalah untuk menghasilkan kopi yang tahan hama tapi memiliki kualitas rasa dan aroma seperti arabika.

b. Catimor

Catimor merupakan hasil persilangan dari varietas caturra dan timor. Varietas hibrida ini diharapkan mewarisi sifat baik dari timor yang tahan hama dan kecepatan panen dari caturra. Selayaknya timor yang mengandung robusta, catimor memiliki rasa pahit dan nutty dengan tingkat keasaman yang rendah.

3. Liberika


Penikmat awam mungkin sudah cukup mengenal jenis kopi robusta dan arabika beserta karakternya masing-masing. Sebenarnya, ada satu lagi yang jenis kopi yang diproduksi dan jadi komoditas di dunia, yaitu Coffea liberica atau kopi liberika.

Ukuran buah liberika lebih besar dibanding arabika dan robusta. Namun, setelah proses penjemuran, bobot buah keringnya hanya 10% dari bobot basahnya.

Penyusutan bobot tersebut tentu kurang disukai oleh para petani karena ongkos panen menjadi lebih mahal, sehingga produksinya tidak seramai arabika dan robusta. Oleh karenanya, tingkat produksi liberika adalah yang paling rendah dari jenis lainnya, hanya sekitar 1-2% dari produksi kopi dunia.

Ada satu varietas liberika yang awalnya dianggap sebagai satu spesies sendiri, yaitu excelsa. Pada tahun 2006, excelsa kemudian diresmikan sebagai subspesies dari liberika dan dikenal dengan nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei.

Distributor Plastik Ultraviolet Protector
* Info Lengkap Mengenai Harga Plastik UV Klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargaplastikuv

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Plastik UV untuk greenhouse atau penjemuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service :
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan :
– Minimal order 3 roll
– Kandungan UV protektor 5%, jika minta kandungan UV diatas 5% akan dikenakan harga untuk kenaikan tiap 1% nya Rp 500,-/kg
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Jenis Kopi Beserta Varietasnya yang Populer, Berikut Penjelasannya!!"

Posting Komentar